6 Tipe Orang Tua Penghambat Masa Depan Anak

Kamis, 29 November 2018 - 12:09 WIB
6 Tipe Orang Tua Penghambat...
6 Tipe Orang Tua Penghambat Masa Depan Anak
A A A
Komunikasi menjadi kata kunci membantu hubungan yang akrab antara anak dan orang tua. Namun ada tipe atau karakter orang tua yang bisa menghambat masa depan sang anak karena komunikasi yang buruk. Apa itu? Survei Litbang KORAN SINDO mencoba merangkum 6 Tipe Orang Tua Penghambat Masa Depan Anak.

1. Tipe Kompetitif
Anak kerap dipacu untuk selalu juara satu, selalu aktif dalam sebuah kompetisi atau aktivitas di mana kemenangan adalah tujuan akhir tidak selalu berdampak positif. Jika tidak diarahkan, ini bisa berbahaya lantaran anak bisa tumbuh menjadi sosok yang tidak mau mengalah, sering kecewa kalau tidak mendapatkan yang ia mau dan cenderung akan banyak musuh dan susah punya teman.

2. Tipe Pemanja
Anak kerap dimanjakan dengan kata dan perilaku manis, lalu diberikan hadiah tanpa dirinya harus melakukan sesuatu yang signifikan terlebih dahulu. Ini membahayakan anak karena suatu hari dirinya akan kesusahan untuk bisa berjuang sendiri. Ia akan menghadapi kesulitan bersosialisasi atau mengerjakan sesuatu karena apa pun selalu didapatkannya dengan mudah saat masih kecil.

3. Tipe Acuh Tak Acuh
Anak kerap tidak dipedulikan. Orangtua tidak tahu menahu soal teman-teman dalam pergaulannya atau pun nilai ulangan hariannya. Ini bisa berakibat fatal seperti keterlibatan dalam dunia obat-obatan terlarang dan tingkah laku kriminal lainnya.

4. Tipe Kasar
Anak kerap disakiti secara fisik dan verbal. Ini sangat berbahaya untuk ke depannya lantaran anak bisa tumbuh menjadi seseorang yang juga suka mengasari orang lain.

5. Tipe Pemarah
Anak kerap dimarahi bahkan untuk hal sepele. Suatu hari sang anak akan tumbuh menjadi pemarah seperti orang tua mereka. Ia akan sudah memiliki teman dan akan sering terlibat dalam suatu perkelahian yang mana bisa membahayakan hidupnya.

6. Tipe Protektif
Anak terlalu banyak mendapatkan perhatian atau terlalu sering dipantau gerak geriknya. Anak biasanya juga tidak diperbolehkan melakukan sesuatu atau mencoba sesuatu yang dianggap berbahaya. Ke depannya, sang anak berpotensi tumbuh menjadi sosok yang penakut, mudah alergi, perfeksionis dan selalu merasa tidak aman. Sumber: Smoosh.
(nfl)
Berita Terkait
Bangun Hubungan Emosional...
Bangun Hubungan Emosional Anak dengan Makanan Melalui Mindful Eating
Bayi Sering Menangis...
Bayi Sering Menangis Tengah Malam, Apakah Alami Kolik?
Jangan Anggap Sepele...
Jangan Anggap Sepele Dampak Game, Orang Tua Harus Lebih Mewaspadai Anak-anaknya
5 Hal yang Perlu Diajarkan...
5 Hal yang Perlu Diajarkan Kepada Anak
Pentingnya Pemenuhan...
Pentingnya Pemenuhan Nutrisi untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak
Vision+ Originals “Bad...
Vision+ Originals Bad Parenting Segera Tayang, Suguhkan Potret Parenting Negatif
Berita Terkini
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
9 jam yang lalu
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
10 jam yang lalu
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
11 jam yang lalu
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
12 jam yang lalu
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
12 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
12 jam yang lalu
Infografis
Hal yang Wajib Diperhatikan...
Hal yang Wajib Diperhatikan Orang Tua sebelum Titipkan Anak ke Daycare
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved