Ingin Lebih Dicintai, Anna Mariana Gencar Kenalkan Tenun Tradisional

Minggu, 27 Januari 2019 - 09:48 WIB
Ingin Lebih Dicintai,...
Ingin Lebih Dicintai, Anna Mariana Gencar Kenalkan Tenun Tradisional
A A A
JAKARTA - Perancang kerajinan tenun asal Indonesia Anna Mariana semakin gencar dan konsisten mengenalkan kerajinan tenun tradisional Nusantara agar lebih dicintai. Anna tidak pernah mengenal lelah dalam memperjuangkan hal itu, terlebih mulai 7 September tahun ini dicanangkan sebagai Hari Tenun Nasional.

Salah satu upaya yang dilakukan Anna baru-baru ini adalah menggelar sebuah diskusi terbuka yang membicarakan tentang persiapan deklarasi serta penetapan Hari Tenun Nasional di Museum Tekstil Nasional.

Selain Anna Mariana, yang bertindak sebagai Ketua Penyelenggara Deklarasi Hari Tenun Nasional, terdapat juga Sekjen Traditional Textile Art Society of South East Asia - ASEAN, Dr. Mariah Woworuntu dan Ketua Umum Komunitas Tekstil Tradisonal Indonesia, Tengku Ryo Rizqan. Mereka menyampaikan berbagai buah pemikiran pandangan umumnya.

Mariah menyebut tenun khas Indonesia berbeda dengan yang ada di negara lain. Setiap lembar tenun di Indonesia dibuat dengan falsafah. "Baik falsafah warna, motif, dan ukuran dan lebih istimewa, proses pembuatan tenun sendiri, memperlihatkan kedekatan hubungan dengan Tuhan, manusia dan lingkungan," terangnya.

"Hubungan vertikal adalah lungsi menandakan hubungan dengan Sang Ilahi. Sementara bagian yang horizontal adalah Pakan, menggambarkan hubungan antar manusia dan lingkungannnya," lanjut Mariah.

Menurut pengamatannya, kerajinan kain tenun tradisional di beberapa tempat Indonesia digunakan di saat-saat khusus. "Ada sebuah tradisi di berbagai daerah di mana kita diupacarai dengan kain tenun dari sebelum kelahiran hingga kematian. Yang semuanya memiliki arti dan harapan bagus. Ada untuk keselamatan, perlidungan, rejeki dan lain-lain," jelas Mariah.

Pada saat yang sama, Anna mengutarakan jika seni kerajinan tenun merupakan aset dan warisan leluhur bangsa Indonesia. "Kerajinan tenun merupakan salah satu produk tekstil tradisional yang dapat ditemukan di banyak daerah di Indonesia," tandasnya.

"Masing masing daerah memiliki ciri dalam teknik pembuatan dan motif yang berbeda sebagai identitas budaya daerah tersebut sehingga tenun dan songket hakikinya bukan hanya selembar kain, tetapi juga simbol budaya yang telah merasuk dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakatnya," papar Anna.

Untuk itu, sambung Anna, sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian dan pengakuan akan keberadaanya, karena hal ini telah diamanatkan dalam UUD 1945 (Amandemen II) Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28C ayat (2),UUD 1945 Pasal 28 ayat (3), Pasal 32 ayat (1), Pasal 33, dan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan RI.

Salah satu bentuk upaya dan perhatian pemerintah terhadap kelangsungan kerajinan tenun ini adalah dengan menetapkan adanya peringatan Hari Tenun Nasional. "Kita bersyukur bahwa Hari Batik Nasional sudah ditetapkan untuk diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Kini giliran wastra Tenun untuk kita perjuangkan bersama dan diperingati secara Nasional," kata Tengku Ryo.

"Alhamdulillah perjuangan kita bersama disambut baik oleh Bapak Presiden Joko Widodo, Insya Allah beliau akan menandatangani dan menetapkan tanggal 7 September sebagai Hari Tenun Nasional. Penetapan ini akan dideklarasikan pada Ahad, 24 Februari 2019."

Dijelaskan pula mengapa 7 September dipilih sebagai Hari Tenun Nasional. Ya, hal tersebut berkaitan dengan sejarah diresmikannya Sekolah Tenun pertama di Indonesia, pada 7 September 1929 oleh dr. Soetomo di Surabaya.
(nug)
Berita Terkait
Elemwe Terus Bina Warga...
Elemwe Terus Bina Warga Rusunawa Tambora Kembangkan Batik Betawi
Jaga Orisinalitas dan...
Jaga Orisinalitas dan Kualitas Batik Tulis Demi Generasi Mendatang
Inovasi Batik Concept...
Inovasi Batik Concept Hasilkan Koleksi Bernuansa Modern Jadi Daya Pikat Anak Muda
Usung Motif Jendela...
Usung Motif Jendela Jakarta, Elemwe Ramaikan Jakarta Fashion Trend 2022
Desainer Surabaya Sukses...
Desainer Surabaya Sukses Bawa Kebaya Batik ke Panggung Fashion Internasional
Hari Batik Nasional...
Hari Batik Nasional 2024, InJourney Hospitality Bersama Iwan Tirta Private Collection Gelar Fashion Show Berbatik
Berita Terkini
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
19 menit yang lalu
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
48 menit yang lalu
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
1 jam yang lalu
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
1 jam yang lalu
Rahasia Bebas Bergerak:...
Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif
2 jam yang lalu
Badan Bau Amis Meski...
Badan Bau Amis Meski Sudah Mandi? Bisa Jadi Tanda Penyakit Langka Trimethylaminuria
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved