Skrining dan Kenali Gejala Kanker Serviks!

Kamis, 14 Februari 2019 - 09:17 WIB
Skrining dan Kenali...
Skrining dan Kenali Gejala Kanker Serviks!
A A A
Sebuah kenyataan yang pahit bahwa Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks (mulut rahim) terbanyak di dunia. Kanker yang disebabkan oleh infeksi HPV (Human Papilloma Virus), terutama tipe 16 dan 18, biasanya tidak menunjukkan gejala atau keluhan pada tahap awal. Gejala atau keluhan tersebut biasanya baru muncul ketika kanker sudah memasuki stadium dua atau lebih.

Keputihan yang berulang meski telah diobati, juga postcoital bleeding (pendarahan pasca senggama), kerap menjadi gejala yang dirasakan—meski tidak selalu merujuk pada kanker serviks. “Meski begitu, bukan berarti kanker ini tidak bisa dihindari,” jelas dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan onkologi ginekologi RS Pondok Indah – Pondok Indah, Dr. dr. Fitriyadi Kusuma, Sp. OG (K) Onk.

Dia melanjutkan, penyebab dan kehadiran kanker serviks dapat dideteksi. Terlebih, kanker ini termasuk yang slow-growing. Diperlukan fase yang panjang dari tahap infeksi sampai menjadi kanker. HPV memiliki masa inkubasi selama 9-12 bulan, setelahnya, memasuki fase lesi prakanker.

Ada tiga sub pada fase ini: Atypical, Low Grade Lession, dan High Grade Lession. Jika terus berkembang, barulah menjadi kanker. Sampai pada Low Grade Lession, masih ada kemungkinan infeksi HPV menghilang meski tanpa tindakan medis,” katanya.

HPV merupakan virus yang sangat selektif, yang hanya berkembang di lingkungan yang sesuai.

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker serviks diantaranya menikah di usia muda (15-20 tahun), di mana pada masa ini masih terjadi perubahan sel (metaplasia) di mulut rahim, berganti-ganti pasangan seksual, infeksi gonorhea (kencing nanah), sifilis, herpes, atau HIV, mengonsumsi pil KB kombinasi dapat memicu perkembangan HPV, tapi tidak menyebabkan timbulnya HPV, dan kekurangan vitamin C, D, E, asam folat, dan mineral.

Skrining menjadi hal yang penting dilakukan untuk terhindar dari kanker serviks. Sejak aktif berhubungan seksual, pemeriksaan setiap tahun diperlukan untuk memantau kondisi organ kewanitaan. Saat ini, terdapat beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mendeteksi lesi prakanker. Seperti Tes IVA yang merupakan metode pemeriksaan yang paling mudah, murah, mampu laksana di Indonesia. Mulut rahim dibalur dengan asam cuka (25 persen) kemudian reaksi yang terjadi dianalisa.

Kemudian papsmear, tes ini dilakukan dengan pengambilan contoh sel-sel yang dilepaskan (eksfoliasi) dari lapisan epitel serviks, yang akan tampak tidak normal bila terjadi perubahan karena infeksi HPV, lesi pra kanker atau kanker, jika diperiksa di laboratorium. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Opsi Pengobatan Makin...
Opsi Pengobatan Makin Banyak, Penyakit Kanker Bukan Akhir Segalanya
Lewat Unggahan Positif,...
Lewat Unggahan Positif, Masyarakat Peduli Kanker Bisa Berdonasi Tanpa Sumbang Uang
Ibu-ibu Bhayangkari,...
Ibu-ibu Bhayangkari, Jalasenastri, dan Persit di Sikka Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara
3 Kanker Paling Mematikan...
3 Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Waspadai Sejak Dini
9 Hal Mengejutkan yang...
9 Hal Mengejutkan yang Bisa Menyebabkan Kanker, dari Teh Panas hingga Alat Kontrasepsi
Kenali Risiko dan Gejala...
Kenali Risiko dan Gejala Limfoma, Kanker Darah yang Harus Diwaspadai sejak Dini
Berita Terkini
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
17 menit yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
57 menit yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
1 jam yang lalu
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
1 jam yang lalu
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
2 jam yang lalu
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved