Lyndsey Scott, Modeling yang Kini Belajar Menjadi Progammer

Rabu, 10 Juli 2019 - 06:12 WIB
Lyndsey Scott, Modeling...
Lyndsey Scott, Modeling yang Kini Belajar Menjadi Progammer
A A A
Di laman Instagramnya, Lyndsey Scott menulis "coding adalah untuk semua orang,". Coding merupakan suatu cara untuk menerjemahkan logika ke dalam bahasa pemrograman komputer. Kepada BBC dia mengatakan, coding membantunya dalam mengejar karier. "Saya hanya menegaskan fakta dengan harapan saya dapat meyakinkan setidaknya satu orang yang yang berkomentar negatif bahwa profesi progammer itu bisa datang dari latar belakang manapun," bebernya.

Dengan industri teknologi, sambungnya, yang menjadi semakin dekat dengan ekonomi dunia maka ia berpikir pekerjaan tersebut akan lebih krusial. Ia mengaku cukup beruntung dan bersyukur sebab ia dapat tetap memprogram di sela-sela dia mengambil kelas maupun mengikuti berbagai audisi. "Sengaja saya mengambil pekerjaan lepas yang tidak harus ke kantor. Jadi bisa dilakukan dimanapun," ujarnya.

Lyndsey mengaku dirinya tidak peduli kalau kemampuannya dalam bidang teknologi dipandang sebelah mata oleh orang yang tidak dikenalnya. Namun ia tahu bagaimana rasanya dianggap remeh di tempat kerja. Bahkan oleh orang yang sama sekali tidak mengetahui karier modelingnya.

Stereotype inilah yang masih hadir di masyarakat. Mereka meragukan kemampuan wanita dan lebih percaya dengan skill yang dimiliki kaum Adam. "Makanya saya berbicara kali ini agar para pria yang meragukan kemampuan saya sebagai coder sungguhan, tidak langsung menghakimi," tegasnya.

Lyndsey ahli memecah code menggunakan 4 jenis bahasa pemrograman yakni, Python, C++, Java, MIPS, dan Objetive-C. Jebolan Amherst College yang mengambil di jurusan teater dan ilmu komputer itu tertarik mendalami dunia programming, terutama dalam bidang TI-89 graphing calculator. Pekerjaannya sebagai progammer paruh waktu membuatnya bisa bekerja di manapun dan tidak menghalangi profesinya sebagai model.

Ia masih sering membuat berbagai aplikasi untuk ponsel pintar dan komputer. Salah satu aplikasi buatannya yang paling populer adalah iPort. Aplikasi ini digunakan untuk merangkum portofolio para model, dan kini mulai digunakan oleh para aktor, penulis, sutradara, bahkan insinyur.
(don)
Berita Terkait
Kendall Jenner Kedapatan...
Kendall Jenner Kedapatan Mesra Lagi dengan Bad Bunny Mantan Pacar, Balikan?
5 Supermodel dengan...
5 Supermodel dengan Bayaran Termahal di Dunia, Ada yang sampai Rp567 Miliar Per Tahun
Spektakuler, Supermodel...
Spektakuler, Supermodel Heidi Klum Jadi Patung Hidup di Met Gala 2026
Supermodel Cantik Ini...
Supermodel Cantik Ini Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan
Arab Saudi Izinkan Pemotretan...
Arab Saudi Izinkan Pemotretan Supermodel Berpakaian Minim di Madinah
Inspiratif! Supermodel...
Inspiratif! Supermodel Gisele Bundchen Rayakan Ultah ke-40 dengan Tanam 40.000 Pohon
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
4 jam yang lalu
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 jam yang lalu
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
5 jam yang lalu
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
6 jam yang lalu
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
6 jam yang lalu
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved