Remaja Asal Jepang Ciptakan Pakaian Antikentut dan Bau Kentut

Kamis, 25 Juli 2019 - 11:28 WIB
Remaja Asal Jepang Ciptakan...
Remaja Asal Jepang Ciptakan Pakaian Antikentut dan Bau Kentut
A A A
TOKYO - Tiga remaja asal Jepang, Kazunobu Fuse, Kazuhiro Saito, dan Junichi Saito berhasil menciptakan pakaian anti kentut. Pakaian ini diklaim dapat menghalangi bau dan suara kentut yang mengganggu.

"Kami ingin membuat pakaian dalam untuk membebaskan orang-orang dari tekanan karena harus menahan kentut mereka karena ada orang lain di sekitar, dan pada gilirannya merusak kesehatan fisik mereka," kata Fuse seperti dilansir dari Soranews24.

Dalam proses percobaan, tiga siswa Universitas Tokyo Gakugei ini pertama-tama mengalihkan perhatian ke suara, dan membagi menjadi dua kategori yaitu isolasi suara (penghambatan gerakan gelombang suara) dan penyerapan suara. Kemudian mereka meletakkan ponsel di dalam kaleng logam tertutup dan mematikan alarmnya. Hasilnya ditemukan bahwa gelombang suara akan memantul dalam lingkungan yang disegel sedemikian rupa untuk membatalkan satu sama lain, dan pada bagian depan penyerapan suara menemukan bahwa menambahkan penyerap suara yang tersedia secara komersial melunakkan suara lebih jauh.

Beralih ke aroma, ketiganya memutuskan untuk menggunakan karbon aktif berpori yang sifatnya memungkinkan penyerapan kimia. Menempatkan karbon aktif dalam kantong bersama dengan amonia dan hidrogen sulfida yang menyengat, mereka menemukan bahwa massa karbon akan meningkat, membuktikan benar-benar akan menyedot bau.

Dengan bahan-bahan disortir, tiga peneliti muda ini siap untuk membangun prototipe mereka yang mereka bangun dari sebungkus arang aktif, dua piring baja tahan karat, dan dua lapisan busa penyerap suara. Semua dijahit ke dalam kain dari sepasang pakaian dalam untuk menahan semua komponen penting tersebut sehingga bahan-bahan tersebut terutama berorientasi pada pantat pemakainya.

Hasilnya, desain ini pada dasarnya menghilangkan bau kentut sepenuhnya, setidaknya dalam arti bahwa aroma yang tersisa sangat tidak mungkin mencapai lubang hidung orang lain. Kentut berlalu saat mengenakan pakaian dalam khusus dan hanya bisa tercium dari jarak 30 sentimeter atau kurang. Artinya, jika hidung siapa pun yang dekat dengan pantat Anda, mereka tidak akan mengeluh.

Mereka juga menggunakan pengukur volume untuk mengukur suara kentut, memeriksanya terhadap set kontrol kentut yang dilakukan tanpa mengenakan pakaian dalam khusus. Ditemukan bahwa penemuan tersebut memang sebagian menekan suara gas dalam perut. Namun, Fuse mengakui bahwa hasilnya tidak sempurna dan dengan demikian meningkatkan efektivitas pengurangan suara akan menjadi fokus bagi tim.

Tim berharap untuk meningkatkan desain yang cukup sehingga pakaian dalam kentut mereka dapat dijual di toko-toko. Sementara saat ini, inovasi mereka diklaim dapat menjadi solusi bagi 50% lebih orang Jepang yang sesekali mengeluarkan gas tanpa suara. Sebelumnya, Jepang telah memiliki bantal kursi peredam kentut dan pakaian dalam yang menghalangi bau.
(alv)
Berita Terkait
Inilah Trend Fashion...
Inilah Trend Fashion 2022
Melihat Fashion Show...
Melihat Fashion Show Kain Tenun di Tengah Sawah di Mamasa
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Intip Strategi Fashion...
Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Motif Unik Penuh Warna...
Motif Unik Penuh Warna Emikoawa yang Cocok untuk Keseharian Muslimah
Inspirasi Tampil Feminin...
Inspirasi Tampil Feminin untuk Hijaber ala Laudya Cynthia Bella
Berita Terkini
Rayakan Ultah ke-28,...
Rayakan Ultah ke-28, Ini Harapan Terbesar Aurel Hermansyah
1 jam yang lalu
Mengapa Api Jadi Simbol...
Mengapa Api Jadi Simbol Penyucian? Ki Atmo Akhirnya Ungkap Filosofi di Balik Ritual Ini
1 jam yang lalu
Ki Atmo Ungkap Alasan...
Ki Atmo Ungkap Alasan Tapa Bisu Harus Dilakukan Tanpa Berbicara, Ternyata Punya Makna Mendalam
2 jam yang lalu
Beauty Matchmaking 2026,...
Beauty Matchmaking 2026, Otto Media Perkuat Koneksi Brand Kecantikan-Kreator Konten
2 jam yang lalu
Momen Langka, Raja Charles...
Momen Langka, Raja Charles Reuni dengan Keluarga Pangeran Harry
3 jam yang lalu
KPAI Ungkap Perkembangan...
KPAI Ungkap Perkembangan Laporan Ruben Onsu dan Sarwendah, Tunggu Hasil Pengadilan
3 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved