Ciptakan Kawasan Zero Waste dengan IPS Masaro

Kamis, 12 September 2019 - 21:42 WIB
Ciptakan Kawasan Zero...
Ciptakan Kawasan Zero Waste dengan IPS Masaro
A A A
JAKARTA - Sampah merupakan permasalahan yang terus bergelut dalam kehidupan manusia. Masalah seperti tidak pernah ada habisnya. Meskipun begitu, sampah sebenarnya justru bisa memberikan manfaat yang sangat menguntungkan bagi masyarakat jika bisa dikelola dengan baik.

Mencoba membantu masyarakat untuk mengambil manfaat dari sampah, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) menghadirkan fasilitas Industri Pengolahan Sampah Manajemen Sampah Zero (IPS Masaro). Melalui IPS Masaro, sampah bisa dimanfaatkan menjadi lebih berguna dan tidak menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Hadirnya fasilitas tersebut sebagai langkah awal penerapan sistem ekonomi sirkular untuk memperpanjang masa pakai sampah agar dapat dimanfaatkan kembali. Berlokasi di Cilegon, Banten, IPS Masaro mampu mengelola sampah swadaya 1.000 kepala keluarga, didukung sistem pemilahan sampah sesuai kategori yang dilakukan mandiri oleh masyarakat di masing-masing rumah.

Dalam pengaplikasiannya, sampah yang sudah terpilah akan ditukarkan dengan insentif dan diambil IPS Masaro pada jadwal yang sudah ditentukan untuk diproses menjadi produk-yang bernilai ekonomi. Atas partisipasi masyarakat memilah sampahnya, IPS Masaro memberikan insentif berupa voucher belanja disesuaikan dengan jumlah dan jenis sampah yang disetor.

"Melalui IPS Masaro, kami mengajak masyarakat meninggalkan sistem pengelolaan sampah konvensional Kumpul-Angkut-Buang dan berpindah pada sistem Pilah-Angkut-Proses, di mana sampah yang terkumpul dikelola secara menyeluruh untuk didayagunakan dan dikelola tanpa sisa. Jadi fasilitas ini tidak memerlukan lahan untuk Tempat Pembuangan Sampah," ujar Direktur CAP, Suryandi di Cilegon, Banten, Kamis (12/9).

Suryandi juga memaparkan, sampah organik diproses menjadi pupuk cair dan media tanam sedangkan sampah nonorganik yang masih mempunyai nilai ekonomi diproses menjadi bahan daur ulang dan dijual kepada industri daur ulang. "Sisa sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dibakar di insinerator yang panasnya dimanfaatkan untuk pemrosesan plastik menjadi BBM melalui pirolisator," terangnya.

Selain dijual, BBM yang dihasilkan juga digunakan untuk bahan bakar kendaraan pengangkut sampah serta mesin peralatan. Dengan demikian semua sampah yang diangkut ke IPS Masaro dapat dikelola seluruhnya dan tidak ada sampah yang mencemari lingkungan.

Suryandi menuturkan, dari tiga unit mesin pirolisator yang dioperasian IPS Masaro, satu di antaranya merupakan modifikasi mesin berbahan bakar gas dari seorang siswa volunter yang duduk di kelas 11 di Jakarta Intercultural School bernama John Leiman. "Kami menyambut baik dan mengapresiasi antusiasme dan hasil kerja John untuk mesin pirolisis skala kecil ini yang telah berkontribusi langsung dalam pengoperasian fasilitas IPS Masaro," ujarnya.

Dia menambahkan, lewat kemitraan dengan Asosiasi Industri Olefins Aromatik Plastik Indonesia (INAplas), Institut Teknik Bandung (ITB), Pemerintah Daerah serta masyarakat dalam penerapan konsep Masaro ini, CAP bertekad membangun kebiasaan yang baik dalam memilah sampah.

"Di samping itu, Masaro juga bertujuan menciptakan kawasan zero waste sebagai pilot project percontohan yang dapat direplikasi untuk menjadi salah satu solusi permasalahan sampah di Indonesia," papar Suryandi.
(nug)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
1 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama CEO Who Killed My Father di V+Short, Misi Jurnalis Bongkar Kejahatan CEO Berkuasa
1 jam yang lalu
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
2 jam yang lalu
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
2 jam yang lalu
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
3 jam yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved