Perawatan Baru Kanker Cegah Rambut Rontok Akibat Kemoterapi

Jum'at, 20 September 2019 - 11:30 WIB
Perawatan Baru Kanker...
Perawatan Baru Kanker Cegah Rambut Rontok Akibat Kemoterapi
A A A
JAKARTA - Peneliti baru-baru ini menemukan perawatan kanker baru yang dapat mencegah rontok akibat kemoterapi. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal EMBO Molecular Medicine menjelaskan bagaimana kerusakan pada folikel rambut yang disebabkan oleh taxanes, obat kanker yang dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen, dapat dicegah.

Dilansir dari Times of India, untuk melakukan ini, tim peneliti telah mengeksploitasi sifat-sifat obat yang lebih baru yang disebut penghambat CDK4 / 6, yang menghambat pembelahan sel dan secara medis telah disetujui sebagai apa yang disebut terapi kanker target.

"Meskipun pada awalnya, ini tampaknya berlawanan dengan intuisi, kami menemukan bahwa penghambat CDK4 / 6 dapat digunakan sementara untuk menghentikan pembelahan sel tanpa mempromosikan efek toksik tambahan pada folikel rambut. Ketika kami memandikan folikel rambut kulit kepala manusia yang dikultur organ dalam inhibitor CDK4 / 6, folikel rambut jauh lebih rentan terhadap efek merusak dari taxanes," kata ketua penulis studi Talveen Purba dari University of Manchester.

Taxanes adalah obat antikanker yang sangat penting yang biasa digunakan untuk mengobati. Misalnya, pasien dengan karsinoma payudara atau paru-paru dan khususnya menyebabkan kecemasan di antara pasien kanker payudara untuk menginduksi rambut rontok yang sangat menyusahkan dan terkadang tahan lama.

"Bagian penting dari penelitian kami adalah pertama-tama memahami bagaimana tepatnya folikel rambut merespons kemoterapi takson, dan kami menemukan bahwa sel pembagi khusus pada dasar folikel rambut yang sangat penting untuk menghasilkan rambut itu sendiri, dan sel induk dari mana mereka muncul, paling rentan terhadap taxanes," papar dia.

"Oleh karena itu, kita harus melindungi sel-sel ini paling dari efek kemoterapi yang tidak diinginkan—tapi agar kanker tidak mendapat untung dari itu," tambahnya.
(alv)
Berita Terkait
Ini 10 Gejala Kanker...
Ini 10 Gejala Kanker Paru-Paru yang Paling Umum Terjadi
Kolaborasi untuk Tanggulangi...
Kolaborasi untuk Tanggulangi Beban Kesehatan akibat Kanker
Modifikasi Gaya Hidup...
Modifikasi Gaya Hidup Bisa Kurangi Risiko Kanker Payudara
Pengobatan Kanker Bersifat...
Pengobatan Kanker Bersifat Personal, Tergantung Diagnosa
Malu Dikira Alami Penyakit...
Malu Dikira Alami Penyakit Menular Seks, Wanita Ini Ternyata Idap Kanker Lidah
Kenali Gejala Kanker...
Kenali Gejala Kanker Payudara Sejak Dini
Berita Terkini
Aldi Taher Ungkap Kondisi...
Aldi Taher Ungkap Kondisi Terkini Ibunda, Pulih Usai Berjuang Melawan Stroke 5 Kali
14 menit yang lalu
Larissa Chou Gugat Cerai...
Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi, Akhiri Pernikahan yang Dibina Sejak 2023
18 menit yang lalu
Tria Ungkap Tekanan...
Tria Ungkap Tekanan Manggung Tanpa Personel The Changcuters di Wisuda Anak
34 menit yang lalu
Memperingati HUT Jakarta...
Memperingati HUT Jakarta ke-499, Cerita Pemuda Betawi Jaga Jiwa Jakarta dan Lestarikan Budaya lewat Betawi Online Gallery di Shopee
1 jam yang lalu
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
2 jam yang lalu
Ingin Berat Badan Turun?...
Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
3 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved