Kapan Seorang Anak Bisa Disebut Mengalami Kurang Gizi?

Rabu, 25 September 2019 - 12:30 WIB
Kapan Seorang Anak Bisa...
Kapan Seorang Anak Bisa Disebut Mengalami Kurang Gizi?
A A A
JAKARTA - Dua masalah kesehatan utama yang mempengaruhi anak-anak secara global adalah obesitas dan kurang gizi. Obesitas pada anak disebabkan karena pilihan gaya hidup modern seperti konsumsi makanan kemasan, kurang aktivitas fisik dan lebih banyak waktu menonton. Sedangkan, istilah malnutrisi sering digunakan untuk merujuk pada individu atau anak-anak yang kekurangan berat badan, lemah, atau pertumbuhannya terhambat.

Lantas kapan seorang anak disebut kurang gizi?

Dilansir dari Times Now News, seorang anak disebut kekurangan gizi ketika ada kekurangan nutrisi yang cukup di tubuhnya. Malnutrisi dapat disebabkan karena tidak makan cukup sebagai akibat dari tidak tersedianya makanan, tidak makan yang benar, hal-hal yang bergizi, dan atau ketika tubuh tidak mampu menyerap makanan yang dikonsumsi oleh orang tersebut. Namun, menurut definisi gizi buruk diberikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), kekurangan gizi hanyalah ketidakseimbangan nutrisi — mereka bisa kelebihan atau kekurangan.

Istilah malnutrisi dikarakteristikkan menjadi dua kelompok besar yakni kurang gizi dan kelebihan berat badan. Sementara kekurangan gizi ditandai dengan stunting (tinggi badan rendah untuk usia), berat badan rendah untuk tinggi badan, kekurangan berat badan (berat badan rendah untuk usia) dan defisiensi mikronutrien, kelebihan berat badan, atau obesitas ditandai dengan penyakit tidak menular terkait diet seperti penyakit jantung, diabetes, risiko stroke dan kanker. Namun, kekurangan gizi merupakan masalah yang besar di seluruh dunia, terutama pada anak-anak.

Menurut data WHO, sekitar 41 juta anak di bawah usia lima tahun kelebihan berat badan atau obesitas, sementara sekitar 159 juta terhambat, dan 50 juta berat badan rendah untuk tinggi badan. Karena itu, malnutrisi menjadi kondisi kesehatan serius yang dihadapi oleh orang-orang di seluruh dunia. Sementara sebagian besar, anak-anak di negara miskin, berkembang, atau kurang berkembang menghadapi masalah gizi buruk, anak-anak di negara-negara kaya menderita masalah gizi buruk seperti obesitas pada masa kanak-kanak.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi malnutrisi.

1. Ajari anak-anak Anda pentingnya kesehatan
Kapan Seorang Anak Bisa Disebut Mengalami Kurang Gizi?

Untuk mengurangi konsumsi makanan kemasan dan membiasakan konsumsi makanan sehat, Anda harus mengajari mereka pentingnya makan sehat.

Ajari anak Anda membaca label pada makanan kemasan untuk membantu mereka memahami apa sebenarnya isi makanan itu. Biarkan mereka tahu bagaimana bahan-bahan itu merusak tubuh mereka. Demikian pula, beri tahu mereka tentang kandungan nutrisi dalam sayuran, buah-buahan, dan makanan alami lainnya, dan beri tahu mereka tentang manfaat nutrisi tersebut.

2. Sertakan makanan kaya zat besi dalam diet
Kapan Seorang Anak Bisa Disebut Mengalami Kurang Gizi?

Makanan yang kaya akan zat besi seperti kacang-kacangan, tahu, sayuran hijau, kentang, zaitun untuk vegetarian, dan tiram, sarden untuk non-vegetarian. Makanan ini harus dikonsumsi secara teratur dalam diet untuk memenuhi kebutuhan zat besi tubuh.

3. Jadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup

Kapan Seorang Anak Bisa Disebut Mengalami Kurang Gizi?

Aktivitas fisik seperti berjalan, berlari, permainan di luar ruangan merupakan bentuk latihan yang luar biasa, dan ketika dilakukan secara teratur bersama keluarga akan terasa menyenangkan. Berjalan setelah makan malam atau bermain bulutangkis atau sepak bola bersama anak-anak dapat memberi Anda semua aktivitas fisik yang diperlukan. Aktivitas fisik dan olahraga memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga obesitas anak.
(alv)
Berita Terkait
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Tenang ya Bunda, Pneumonia...
Tenang ya Bunda, Pneumonia Parah Bisa Disembuhkan
Awas, Jerawat Genital...
Awas, Jerawat Genital juga Serang Anak
Berita Terkini
Rumah Warisan atau Ditinggalkan?...
Rumah Warisan atau Ditinggalkan? Ki Atmo dan Dua Spiritualis Beri Saran Berbeda untuk Narasumber Ini?!
8 jam yang lalu
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
8 jam yang lalu
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
9 jam yang lalu
Tak Mau Berhenti di...
Tak Mau Berhenti di Indonesian Idol, Dandy Panjawi Siap Sikat Casting Film hingga Rilis Mini Album?!
9 jam yang lalu
Strategi Menyiapkan...
Strategi Menyiapkan Generasi Emas Indonesia, Dimulai dari Tumbuh Kembang Anak
10 jam yang lalu
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
10 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved