Alamak! Hanya 52 Juta WNI yang Peduli Kesehatan Lingkungan

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:35 WIB
Alamak! Hanya 52 Juta...
Alamak! Hanya 52 Juta WNI yang Peduli Kesehatan Lingkungan
A A A
Sanitasi masih menjadi permasalahan cukup besar untuk diperhatikan, terutama di Indonesia. Pasalnya, bila permasalahan sanitasi tak kunjung mendapatkan perhatian, kesehatan pun akan terancam. Di beberapa negara, masih banyak masyarakatnya yang membuang air besar di tempat terbuka atau memanfaatkan lahan kosong. Tentu jika hal ini dibiarkan akan menimbulkan bakteri dan mencemari pasokan air bersih.

Menurut perwakilan dari Program Water, Sanitation and Hygiene, Lilik Trimaya, sekitar 1,7 miliar penduduk Asia yang tidak memiliki akses langsung terhadap fasilitas sanitasi. Sedangkan 397 juta menggunakan fasilitas sanitasi di bawah standar kebersihan. Sisanya, 758 juta orang terpaksa buang hajat di tempat terbuka.

Di beberapa negara, masalah sanitasi menjadi yang amat besar karena minimnya sarana, salah satunya adalah India dan China. Sedangkan untuk kawasan Asia, Indonesia masih menduduki peringkat tertinggi dalam hal buruknya sanitasi setelah India?.

”Melihat kesadaran masyarakat yang kurang akan sanitasi, saat ini haya 20 persen masyarakat peduli akan kesehatan. Jika dilihat dari total keseluruhan masyarakat Indonesia saat ini yang berkisar sekitar 262 juta jiwa, hanya 52 juta orang yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan," ungkap Lilik. Kondisi ini tentu bukan menjadi hal yang baru. Lilik menuturkan, permasalahan sanitasi sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.

Menurutnya, masih banyak rumah tangga di Jakarta yang belum memiliki akses sanitasi baik. "Hal lain yang menunjukkan kurangnya kesadaran rumah tangga yang membuang air besar sembarangan, dan beberapa rumah tangga dengan jamban tanpa tanki septik aman, serta masih terbatasnya cakupan pengolahan air limbah dengan baik," kata Lilik

Tentunya masih banyak negara dan kota-kota lain yang menganggap permasalahan ini bukan merupakan isu prioritas. Sehingga, masih banyak negara yang belum menyediakan sanitasi baik. Padahal, menurut pengamat lingkungan Widhyanto Muttaqien, sanitasi merupakan aspek penting dalam menata kota. Karena dengan menempatkan sanitasi yang benar, kebutuhan akan air bersih pun ikut terjaga.

Widhyanto menilai, di Indonesia sendiri hanya memiliki sistem limbah komunal saja. Sebanyak 94,49 persen rumah tangga menggunakan tanki septik. Sedangkan 0,83 persen rumah tangga menggunakan Instansi Pengolahan Air Limbah sebagai tempat pembuangan akhir tinja. "Ke depan kota-kota di Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan sistem sanitasi komunal, tetapi juga harus berinvestasi dalam infrastruktur utama," ujar Widhyanto.

Permasalahan sanitasi tentunya akan berpengaruh pada kualitas air bersih. Saat ini di Indonesia lebih dari 40 juta orang masih susah untuk mendapatkan air bersih dan terdapat 110 juta penduduk tidak memiliki akses sanitasi baik.

"Saat ini pemerintah tengah mencanangkan program sanitasi berbasis pendekatan langsung kepada masyarakat. Ini merupakan cara yang ampuh untuk bisa mengedukasi masalah sanitasi yang bersih di masyarakat," ungkap anggota DPR komisi IX yang membawahi bidang kesehatan, Ribka Tjiptaning.

Tidak hanya itu, Ribka menambahkan, saat ini pemerintah tengah memperbaiki semua badan sungai di Jakarta dengan cara membangun instansi limbah di lokasi yang sudah ditentukan dalam rancangan Tata Ruang Wilayah Jakarta pada 2030. "Kebijakan pemprov dan peraturan untuk moratorium penyedotan air tanah, aturan buangan limbah rumah tangga, dan ketegasan pengendalian buangan industri rumah tangga dan industri lainnya di Jakarta," kata Ribka.
(don)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Kadishub DKI Sebut Penumpang...
Kadishub DKI Sebut Penumpang Angkutan Umum Lebih Taat Protokol Kesehatan
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
7 jam yang lalu
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
7 jam yang lalu
Strategi Tepat Mengelola...
Strategi Tepat Mengelola Pemesanan Tiket Pesawat Perjalanan Bisnis
8 jam yang lalu
Nonton V+Short Retro...
Nonton V+Short Retro Love, Sweet Life, Microdrama Romantis dengan Alur Time Rewind
8 jam yang lalu
Dokter Indonesia Kembangkan...
Dokter Indonesia Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Gagal Jantung, Pasien Tak Lagi Bolak-balik Masuk RS
9 jam yang lalu
Stephanie Meyerson MCI...
Stephanie Meyerson MCI 13 Ramaikan PRJ 2026, Sapa Pengunjung hingga Perkenalkan Menu Kreasi Baru
9 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved