Didik Anak Agar Tahan Banting lewat Kasus Corona, Ini yang Bisa Dilakukan Orangtua

Minggu, 08 Maret 2020 - 15:05 WIB
Didik Anak Agar Tahan...
Didik Anak Agar Tahan Banting lewat Kasus Corona, Ini yang Bisa Dilakukan Orangtua
A A A
JAKARTA - Wabah virus corona yang sedang menjadi keprihatinan dunia saat ini dapat dimanfaatkan orangtua untuk mendidik anak mereka menjadi sosok yang tahan banding dan optimistik. Bagaimana caranya?

Diadaptasi dari buku karangan dua akademisi asal Amerika Serikat, Stewart Friedman dan Alyssa Westring, yang berjudul "PARENTS WHO LEAD: The Leadership Approach You Need to Parent with Purpose, Fuel Your Career, and Create a Richer Life", berikut hal-hal bijak yang bisa dilakukan orangtua pada anak-anak di tengah maraknya kasus COVID-19.

Pertama, ketimbang ikut menambah kekhawatiran anak, orangtua bisa memanfaatkan pemberitaan seputar wabah corona dengan membangun keyakinan betapa Anda sangat bernilai buat keluarga. "Ingatkan anak-anak apa yang menjadi concern utama mereka di dalam keluarga dan alasannya. Apakah kejujuran, kepercayaan, kebaikan, penerimaan, atau keadilan?" kata Friedman, seperti dilansir laman Business Indiser.

Ambil contoh, kalau keluarga Anda sangat mengutamakan kejujuran, dari kasus corona ini Anda bisa menyampaikan bahwa tak boleh ada yang ditutup-tutupi. Kenyataan betapa pun pahitnya, harus diungkap secara jujur. Seperti kalau kita mengidap corona, jangan takut untuk mengatakannya.

Contoh lain, anak Anda sedih karena tak bisa ikut acara sekolah atau pergi ke ulang tahun teman gara-gara wabah corona. Anda bisa menjelaskan kalau keputusan ini demi kebaikan bersama dan menunjukkan betapa dia peduli kepada sesama. Bukankah lebih baik diam di rumah ketimbang bersosialisasi di tengah lingkungan yang kemungkinan sedang terjangkiti corona? Membentuk mindset seperti itu pada anak-anak bakal memproteksi si kecil dari perasaan tak berdaya gara-gara wabah corona.

Kepada anak yang sudah cukup dewasa, lanjut Friedman, orangtua dapat berdiskusi lebih kompleks mengenai perbedaan di dalam keluarga, bahkan di masyarakat. Anda bisa memulai obrolan tentang betapa penting menolak ajakan untuk menghindari orang-orang yang berasal dari Asia. Jelaskan betapa tindakan seperti itu dapat menanamkan stigma tak baik terhadap orang lain, yang seharusnya tidak boleh terjadi.

Hal terakhir yang tak kalah penting, saat berbicara, gunakanlah nada suara yang positif serta bahasa yang menggugah optimisme. Tapi, bukan berarti Anda harus menyembunyikan kebenaran. Intinya, berbicaralah dengan nada optimistis agar anak tidak merasa takut secara berlebihan.

"Walau takut terinfeksi virus corona, namun masih ada cara-cara yang bisa mencegahnya. Misalkan dengan rajin mencuci tangan, menggunakan masker saat tubuh sedang sakit, atau makan makanan bergizi agar tak mudah terjangkiti virus," pungkas Friedman.
(tsa)
Berita Terkait
Ketua Komisi X: Waspadai...
Ketua Komisi X: Waspadai Ancaman Lost Generation Dampak COVID-19
Anak-anak di Sejumlah...
Anak-anak di Sejumlah Daerah Sumbangkan Tabungan untuk APD Tenaga Medis
Anak-Anak Rentan Terpapar...
Anak-Anak Rentan Terpapar Virus Corona Varian Baru
Studi: Anak-anak Bisa...
Studi: Anak-anak Bisa Menyebarkan Virus Corona
PSBB karena Corona,...
PSBB karena Corona, Ciptakan Belajar yang Mengasyikan dari Rumah
KPAI Nilai Metode Pembelajaran...
KPAI Nilai Metode Pembelajaran Jarak Jauh Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
25 menit yang lalu
Curhat Makki Ungu soal...
Curhat Makki Ungu soal Ekonomi Lesu, Sebut Pendapatan Musisi Menurun Gara-gara Ini
39 menit yang lalu
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
2 jam yang lalu
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
4 jam yang lalu
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
4 jam yang lalu
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
15 jam yang lalu
Infografis
Kenali Gejala Kasus...
Kenali Gejala Kasus TBC Anak di Indonesia yang Meroket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved