Hari Musik, Anang Hermansyah: Hak Cipta dan Royalti Jadi Persoalan Serius

Senin, 09 Maret 2020 - 13:52 WIB
Hari Musik, Anang Hermansyah:...
Hari Musik, Anang Hermansyah: Hak Cipta dan Royalti Jadi Persoalan Serius
A A A
JAKARTA - Peringatan hari musik nasional yang digelar setiap 9 Maret menyisakan persoalan serius di sektor musik di Indonesia, di mana permasalahan yang dihadapi masih berkutat hak cipta.

"Supremasi hak cipta masih sangat lemah. Sedangkan tantangan di sektor musik Indonesia makin kompleks," kata Anang di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Sementara, anggota DPR periode 2014-2019 ini melihat potensi musik di Indonesia cukup menjanjikan. Hanya saja, kata juri Indonesian Idol X ini, pada kenyataannya kontribusi musik untuk Produk Domestik Bruto (PDB) tak mencapai 1%.

"Rendahnya PDB di sektor musik hanya 0,48% salah satunya disebabkan persoalan hak cipta yang tak kunjung dibereskan oleh pemangku kepentingan," terang musisi dan pegiat ekonomi kreatif ini.

Anang menyebutkan dari sisi instrumen hukum telah tersedia melalui UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Namun, Anang menyebutkan implementasi di lapangan atas aturan itu belum maksimal.

"Seperti keberadaan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang cukup vital untuk penarikan dan pembayaran royalti secara akurat, akuntabel dan berintegritas. Namun, keberadaan Big Data tentang musik sampai sekarang belum terwujud," jelas Anang.

Dia juga menyinggung rencana Portamento sebagai instrumen untuk monitoring pergerakan pemutaran lagu di rumah karaoke, pusat perbelanjaan, cafe, hotel dan tempat obyek wisata, namun hingga saat ini tak segera terealisasi.

"Portamento sebagai medium untuk supremasi hak cipta dan royalti pencipta dan penyanyi lagu, sampai sekarang juga tak jelas keberadaannya," ujarnya.

Masalah lainnya yang juga menjadi perhatiannya adalah mengenai perkembangan digital yang begitu masif disandingkan dengan sektor musik di Indonesia. Menurut dia, ada perubahan pola penikmat musik yang satu dekade sebelumnya membeli lagu, namun saat ini hanya menyewa lagu. Tak terkecuali layanan streaming YouTube yang dijadikan tempat bagi musisi untuk mengunggah karyanya.

"Perkembangan digital yang melahirkan disrupsi di sektor musik ini, apa langkah pemerintah? Bagaimana mengenai aturan pajak imbas digital ini? Semestinya pemerintah menyiapkan perangkat peraturan perundang-undangan mengenai hak cipta yang adaptif dengan perkembangan digital yang masif ini,” beber dia.

Nah, momentum peringatan hari musik nasional ini, kata Anang, pemerintah semestinya melakukan langkah-langkah nyata untuk menjadikan musik sebagai salah satu instrumen penting dalam pemasukan bagi negara.

"Langkah lanjutannya, pemerintah mestinya memikirkan mengenai masa depan pekerja musik terkait upah minimum, durasi jam kerja, termasuk sertifikasi bagi pekerja musik. Tujuan utamanya, memuliakan profesi musisi," tegas Anang.

Anang menyambut positif fenomena bangkitnya lagu-lagu daerah di panggung musik nasional. Fenomena Didi Kempot, kata Anang, harus dijadikan momentum bagi pemerintah untuk menguatkan musik di daerah-daerah. (Baca juga: Helloween Peringati 25 Tahun Kematian sang Mantan Drummer ).

Menurut dia, kekayaan musik di Indonesia harus dieklsplorasi dan dikembangkan oleh pemerintah. "Salah satunya mendirikan laboratorium musik di daerah sebagai bagian dari dorongan pemajuan kebudayaan yang berbasis di daerah," tambah Anang.

Dia juga nenyinggung mengenai pentingnya asosiasi profesi yang didirikan komunitas musik sebagai wadah untuk penguatan sesama pelaku di ekosistem musik di Indonesia. "Berdirinya Federasi Serikat Musik Indonesia (FSMI) menjadi embrio positif bagi penguatan para pelaku industri musik di Indonesia," sebutnya.
(tdy)
Berita Terkait
Pengelolaan Royalti...
Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik Belum Maksimal
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Mahalini Sukses Kuras...
Mahalini Sukses Kuras Emosi Penonton Titik Kumpul Festival Dengan Lagu-Lagu Galau
MNC Peduli Berikan Pelatihan...
MNC Peduli Berikan Pelatihan Musik untuk Siswa Sekolah Alam Tunas Mulia
Aksi Panggung Barasuara...
Aksi Panggung Barasuara Hibur Pengunjung M Bloc Space
Rayakan 28 Tahun Berkarya,...
Rayakan 28 Tahun Berkarya, Jikustik Gelar Roadshow 28 Kota
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
1 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
1 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
2 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
3 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
3 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved