14 Hari Libur Jangan untuk Jalan-jalan, Terapkan Perilaku Hidup Bersih

Selasa, 17 Maret 2020 - 14:37 WIB
14 Hari Libur Jangan...
14 Hari Libur Jangan untuk Jalan-jalan, Terapkan Perilaku Hidup Bersih
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar rumah. Dalam hal ini, para pekerja diminta untuk melakukan pekerjaan mereka dari rumah, begitu juga dengan anak sekolah yang diimbau belajar dari jarak jauh. Sekolah, perkantoran hingga tempat wisata pun ditutup. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran infeksi COVID-19.

Namun, imbauan yang dibuat pemerintah justru dimanfaatkan sejumlah orang untuk berjalan-jalan mengunjungi destinasi wisata atau kembali ke kampung halaman. Tindakan ini tidak dibenarkan oleh para ahli lantaran dinilai dapat menyebarkan infeksi COVID-19 semakin meluas.

"Sekolah yang ditutup harus dimanfaatkan untuk anak beristirahat dengan sebaik mungkin untuk tinggal di rumah dan bukan untuk berjalan-jalan ataupun mengunjungi kakek-nenek yang rentan terinfeksi," kata DR. Dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K) selaku Ketua Bidang 3 PP IDAI dan konsultan tumbuh kembang - pediatri sosial saat jumpa pers di kantor Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Jakarta, Senin (16/3/2020).

"Tidak sekolah, tidak berkantor bukan berati jalan-jalan. Harus diam di rumah. Tujuannya pembatasan sosial agar virus tidak menyebar kemana-mana. Jangan bawa anak-anak. Dua minggu ini jangan dipakai untuk jalan-jalan. Apalagi bawa anak kemana-mana untuk keluar kota, ketemu keluarga, jalan-jalan," lanjutnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Ketua UKK Infeksi dan Penyakit Tropis IDAI, DR. Dr. Anggraini Alam, Sp.A(K). Menurutnya, hal yang harus dihindari adalah acara berkumpul lantaran virus dapat berpindah karena manusia. (Baca juga: Tom Hanks Dipulangkan dari Rumah Sakit Tanpa Istri ).

"Apa yang harus dihindarkan? Penularan. Yang menularkan manusia, acara berkumpul, saling dekat dan itulah yang harus dihindari karena virus berpindah karena manusia," papar Dr Anggraini.

Selain mengurangi aktivitas diluar rumah, Dr. Hartono juga menyarankan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih . Seperti halnya rajin mencuci tangan, mengetahui etika batuk dan bersin, konsumsi nutrisi yang baik hingga istirahat yang cukup untuk mencegah penyebaran infeksi virus mematikan yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina ini.

"Mengetahui etika batuk dan bersin merupakan sebuah keharusan, serta cuci tangan sebelum makan dan sesudah adanya kontak dengan cairan tubuh. Nutrisi yang baik juga diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh. Kita juga perlu nutris, potein, kalori, istirahat cukup. Vitamin yang berguna Vitamin A untuk saluran pernafasan biar enggak terinfeksi, Vitamin D dan C dari buah dan sayuran warna kemerahan seperti wortel, jeruk. Vitamin D dari berjemur matahari 5-10 menit," tandasnya.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
8 jam yang lalu
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
8 jam yang lalu
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
10 jam yang lalu
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
10 jam yang lalu
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
10 jam yang lalu
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
10 jam yang lalu
Infografis
Total 27 Hari, Hari...
Total 27 Hari, Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved