Ikuti Anjuran Pemerintah, Begini Aturan Pakai Masker Kain

Selasa, 07 April 2020 - 16:02 WIB
Ikuti Anjuran Pemerintah,...
Ikuti Anjuran Pemerintah, Begini Aturan Pakai Masker Kain
A A A
JAKARTA - Saat ini pemerintah telah menganjurkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker ketika berada di ruang publik. Tujuannya untuk mencegah penularan virus corona yang telah menyebabkan pandemi COVID-19, di samping mencuci tangan menggunakan sabun.

"Sesuai rekomendasi WHO, kita pakai masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker. Gunakan masker kain, karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala pun bisa menjadi sumber penyebaran penyakit ketika kita di luar rumah," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.

"Kami meminta, gunakan masker untuk semua. Saling mengingatkan kalau ada yang tidak pakai masker, menunda kepentingan di luar rumah, rencana kepergian, dan berkomunikasi sosial menggunakan jaringan telekomunikasi yang kita miliki," lanjut Yuri.

Mengingat masker bedah dan N95 hanya untuk tenaga kesehatan yang merawat pasien COVID-19, maka masyarakat bisa menggunakan masker kain sebagai upaya pencegahan. Ada beberapa aturan pemakaian masker kain yang harus diperhatikan.

Menurut Yuri, masker kain boleh dipakai tidak lebih dari 4 jam. Setelah itu cuci masker menggunakan sabun.

"Masker kain bisa dicuci. Kami menyarankan penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam, kemudian direndam di air sabun, dicuci. Ini upaya kita dalam mencegah penularan di samping cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik," sebut Yuri.

Sementara itu, dokter spesialis paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSPU) Persahabatan dr. Erlina Burhan, Sp.P(K), M.Sc, pH.D menjelaskan bahwa masker kain bisa digunakan oleh masyarakat sehat, baik di tempat umum maupun fasilitas lain. Namun, dalam hal ini tetap dibutuhkan menjaga jarak sejauh 1-2 meter karena masker kain tidak bisa memproteksi masuknya semua partikel.

"Tidak disarankan digunakan oleh tenaga medis dengan alasan 40%-90% partikel bisa tembus masker dan tentu saja idealnya dikombinasikan dengan pelindung wajah," jelas dr. Erlina.

"Masker kain, perlindungan terhadap droplet ada, tapi tidak ada perlindungan pada aerosol atau partikel airborne. Jadi pencegahan untuk keluarnya droplet dari bersin atau batuk pada pemakai. Kalau dropletnya besar bisa (melindungi), tapi kalau kecil masker kain ini nggak bisa," tambahnya.

Adapun efektivitas filter masker kain mampu menyaring 10%-60% partikel sebesar 3 mikron. Sayang, masker kain dapat menyebabkan kebocoran.

"Kelebihan masker kain bisa digunakan berulang kali dengan dicuci menggunakan deterjen dan air panas, karena deterjen dan air panas bisa mematikan virus," tutup dr. Erlina.
(tsa)
Berita Terkait
Pentingnya Istirahat...
Pentingnya Istirahat Cukup Selama Pandemi Virus Corona
Dua Tokoh Superhero...
Dua Tokoh Superhero Sosialisasikan Bahaya Virus Corona
Cara Efektif Bagi Lansia...
Cara Efektif Bagi Lansia Hindari Pandemi Virus Corona
Pentingnya Perangi Virus...
Pentingnya Perangi Virus Corona, Dimulai dari Diri Sendiri
Gejala Neurologis Penanda...
Gejala Neurologis Penanda Virus Corona
Afghanistan Diprediksi...
Afghanistan Diprediksi Hadapi Bencana Kesehatan Virus Corona
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
5 jam yang lalu
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
5 jam yang lalu
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
6 jam yang lalu
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
7 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved