alexametrics

Bisnis 3 Artis Ini Rugi Besar Akibat Pandemi COVID-19

loading...
A+ A-
JAKARTA - Pandemi COVID-19 berdampak bagi hampir semua lini kehidupan, tak terkecuali bisnis yang sedang dijalani oleh sederet artis. Melihat kondisi saat ini, mau tak mau mereka harus membuat kebijakan sulit, mulai menutup sementara usaha sampai merumahkan para karyawan.

Anang Hermansyah, misalnya. Setelah mengurangi aktivitas di dunia musik, Anang diketahui terjun ke dunia bisnis. Bersama sang istri, Anang membuka beberapa usaha. Antara lain usaha kuliner Warunk Asix Bali dan Dapur Asix, kue kekinian, karaoke keluarga, hingga kosmetik serta softlens.

Anang mengaku, turut merasakan dampak dari wabah virus corona terhadap bisnisnya. Tak sedikit kerugian dialami dari satu bisnis miliknya. Ia pun terpaksa merumahkan beberapa karyawan.



Sebelum mengambil keputusan berat tersebut, ayah empat anak ini mengadakan rembug bersama karyawan untuk memikirkan langkah terbaik untuk menghadapi corona. Setelah bertukar pikiran, semua karyawan setuju hanya dibayar 2/3 dari gaji mereka. Sementara, 1/3 sisanya adalah bagian dari subsidi mereka agar usaha tidak gulung tikar.

Anang juga ingin memastikan para karyawannya bersemangat untuk bekerja lagi. Kini, ia tinggal menunggu waktu kapan wabah corona berakhir di Indonesia.

"Begitu terdampak sampai aku tutup sementara resto, sambil melihat keadaan ke depan. Takut pegawai ikut terpapar virus corona juga, meskipun (bisnis) makanan itu kan masih bisa (berjalan) asalkan mengikuti protokol yang berlaku secara ketat. Tapi, pada kenyataannya, saat awal protokol itu mulai dijalankan dengan baik, artinya kita melakukannya di toko, kadang orang yang datang nggak bisa dikasih tahu dengan baik. Akhirnya tutup saja, daripada ada kejadian yang tidak-tidak. Makanya, semua kami rumahkan dulu sementara. Tentu dengan sedikit kompensasi. Mereka semangat mau bekerja lagi nanti, mudah-mudahan corona cepat reda," beber Anang saat dihubungi SINDOmedia, Selasa (7/4).

Anang telah merumahkan hampir 200 karyawan. Ia menilai keputusan sulit ini harus dilakukan demi memprioritaskan keselamatan orang banyak. Walau dengan begitu ia harus mengalami kerugian, yang nominalnya mencapai miliaran rupiah.

"Buat aku, kerugian ekonomi bisa diatasi karena ilmunya itu bisa dikejar. Tapi, pada saat yang dipertaruhkan nyawa, ilmunya belum ketemu bagaimana untuk dikembalikan. Makanya nyawa manusia menjadi prioritas," kata suami Ashanty itu.

Seperti Anang dan Ashanty, bisnis pasangan Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty juga mengalami kerugian besar akibat wabah virus corona. Tiga restoran milik mereka terpaksa ditutup dan harus merumahkan karyawan dengan tetap menjamin gaji mereka.

"Kalau restoran dari awal pengumuman (wabah) sudah aku tutup, dirumahin semua. Semenjak mall sepi, mall ditutup juga, jadi dirumahkan semua. Ya pasti banyaklah (ruginya). Apalagi aku ada tiga restoran," kata Ussy.

Meski rugi besar, Ussy mengaku tetap bertanggung jawab pada kesejahteraan karyawannya. Dia masih menggaji karyawan, walau sudah tidak ada pemasukan dari restoran tersebut.

"Kalau gaji di bulan ini pastilah, karena itu kan sudah hak mereka. Tinggal bagaimana ke depannya, harus diomongin lagi," ujar Ussy.

Selain restoran, Ussy masih punya bidang usaha lain. Yaitu bisnis kosmetik yang saat ini tetap berjalan baik, sehingga masih mendapatkan pemasukan. "Kalau Dissy Makeup masih aman karena banyak dari (penjualan) online," imbuhnya.

Tak hanya dari sektor bisnis, agenda Ussy dan Andhika di dunia hiburan pun banyak yang terpaksa dibatalkan atau diundur. Kendati demikian, pasangan ini tidak mau menyalahkan keadaan. Ussy sadar, dalam keadaan seperti ini banyak yang jauh lebih sulit dari mereka.

"Aku saja ada satu iklan yang harusnya (berjalan) bulan ini, akhirnya diundur. Terus ada beberapa (acara) off air Andhika dan aku juga diundur, entah sampai kapan. Beberapa acara TV Andhika lebih banyak. Ada program baru diundur juga semua," ungkap Ussy.

Saat ini Andhika dan Ussy bertahan hidup hanya dari tabungan mereka. Meski kondisi keuangan sedang sulit, pasangan ini rupanya masih bisa menyisihkan rezeki demi membeli sembako, nasi bungkus, hingga hand sanitizer guna dibagikan kepada mereka yang sangat membutuhkan agar bisa bertahan hidup.

Penyanyi dangdut Inul Daratista juga merasakan langsung dampak ekonomi dari pandemi corona yang melanda Indonesia. Istri Adam Suseno ini telah membuat kebijakan menutup sebanyak 64 outlet karaoke Inul Vizta miliknya, yang tersebar di beberapa provinsi di Tanah Air. Penutupan ini sebagai respons atas arahan pemerintah sekaligus untuk mencegah penyebaran virus corona.Meski begitu, Inul memberi kebijakan untuk seluruh pegawainya. Ada yang mendapat pesangon, ada juga yang digaji 50%. Inul menegaskan, semua karyawannya setuju untuk hal itu.

"Mau nggak mau, kalau nggak mau tak' pecat. Saya harus tegas karena ini urusannya bukan lo sama gue. Ini urusannya lo, gue, kita semua. Kalau situ mau egois, neng nggak gelem diatur yaudah kita langsung SP3 atau diselesaikan. Kalau nurut ya silahkan," kata Inul.

Pedangdut kelahiran Pasuruan, 21 Januari 1979 ini memberi pesangon untuk karyawan yang baru satu atau dua bulan bekerja dengannya. Inul pun harus rela menyetop kegiatannya di televisi guna menyelesaikan masalah bisnis. Dia juga mengaku, pusing memikirkan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan yang jumlahnya tak sedikit.

Kendati demikian, Inul menegaskan tetap akan berjuang untuk membayar gaji dan THR para karyawan. "Kita berjuang, bekerja dengan air mata sampai titik darah tumpah-tumpah, sing penting saya masih bertanggung jawab penuh terhadap karyawan," tegasnya.

Inul mengaku, rela hidup sederhana asal karyawannya tetap mendapat gaji dan THR dalam kondisi sulit saat ini. "Sesungguhnya tanggung jawab orang yang punya perusahaan jauh lebih berat. Satu kepala keluarga memikirkan anak-istri-orangtua. Sementara satu perusahaan memikirkan ribuan karyawan. Memang sama berat, tapi beda bebannya," pungkas Inul.
(tsa)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak