Pakar & Masyarakat Bahas Situs Gunung Padang

Senin, 01 Desember 2014 - 11:37 WIB
Pakar & Masyarakat Bahas...
Pakar & Masyarakat Bahas Situs Gunung Padang
A A A
DEPOK - Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) mengangkat Situs Gunung Padang dalam seminar sehari pada hari Selasa, 2 Desember 2014. Seminar bertajuk "Situs Gunung Padang : Metodologi dan Etika Riset serta Keragaman Perspektif" yang diselenggarakan di Auditorium Gedung IX, Kampus FIB UI, Depok ini menghadirkan tiga orang pakar.

Para pakar yang selama ini aktif terlibat dalam berbagai penelitian di situs-situs arkeologi, termasuk Gunung Padang yaitu Dr. Ali Akbar (Departemen Arkeologi FIB UI), Prof. Dr. Bagyo Prasetyo (Pusat Arkeologi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI) dan Drs. Lutfi Yondri, M.Hum (Balai Arkeologi Bandung).

"Apabila dicermati, pemberitaan di media dan tanggapan masyarakat tenyata menghadirkan pro dan kontra atau kontroversi. Aspek-aspek yang dibicarakan, antara lain, perihal metodologi, etika riset, dan keragaman perspektif," kata Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko, dalam pernyataan resminya.

Ia menyatakan, metodologi antara tim penelitian atau antara peneliti sepertinya diperbandingkan, namun belum disandingkan secara memadai pada suatu forum ilmiah yang menghadirkan para peneliti dalam suatu ruang dialog yang sama. Etika riset juga kerap dibicarakan di media sosial, namun belum dikupas secara jemih.

"Keragaman perspektif juga perlu ditampilkan, mengingat situs ini tenyata tidak hanya menjadi perhatian para peneliti dan ilmuwan melainkan juga masyarakat dari berbagai
kalangan," jelasnya.

Dengan seminar ini, lanjutnya, diharapkan bisa mempertemukan peneliti dan ilmuwan, serta masyarakat dari beragam perspektif sehingga dapat mendudukkan persoalan pada tempatnya dan dapat menghasilkan rekomendasi pelestarian dan pengelolaan Situs Gunung Padang pada tahun-tahun mendatang.

Situs Gunung Padang yang berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini, keberadaannya telah dicatat oleh N.J. Krom sejak 1914. Penelitian mengenai situs ini mulai dilakukan oleh berbagai instansi sejak 1979, misalnya oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Balai Arkeologi Bandung.

Pada 1998, pemerintah telah menetapkan situs ini sebagai Benda Cagar Budaya. Status tersebut menunjukkan bahwa situs ini penting bagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan pada umumnya. Pada tahun-tahun berikutnya, beberapa instansi maupun perorangan terus melakukan penelitian di situs ini. Tak hanya menjadi tempat penelitian, masyarakat juga dapat berwisata ke situs ini.

Pada 2011, Tim Katastropik Purba yang diinisiasi Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana melakukan riset kebencanaan di situs ini dan menyatakan terdapat kemungkinan lapisan buatan manusia (man made) di bawah permukaan. Penyataan tersebut mengundang perhatian media massa meskipun masih dalam jumlah terbatas.

Pada 2012, Staf Khusus Presiden menginisiasi terbentuknya Tim Terpadu Riset Mandiri, dan pada 2014 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membentuk Tim Nasional Pelestarian dan Pengelolaan Situs Gunung Padang. Hasil penelitian tim-tim tersebut, terutama Tim Terpadu Riset Mandiri, menarik perhatian para pejabat negara sampai Presiden Republik Indonesia.
(nfl)
Berita Terkait
Mengintip Perkampungan...
Mengintip Perkampungan Jateng di Sarawak Malaysia, Kental Budaya Jawa
4 Fakta Mengapa Budaya...
4 Fakta Mengapa Budaya Vietnam Cenderung ke Asia Timur daripada Asia Tenggara?
Mengenal Sejarah Kampung...
Mengenal Sejarah Kampung China di Manado yang Sudah Ada Selama Ratusan Tahun
Relawan Bakti BUMN di...
Relawan Bakti BUMN di Pasuruan Hidupkan Budaya Lokal
Jelajah Lawang Surya...
Jelajah Lawang Surya Kencana, Hunting Spot Foto dan Kuliner Bogor
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Berita Terkini
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
1 jam yang lalu
Obat Kuat dengan Efek...
Obat Kuat dengan Efek hingga 3 Hari, Amankah? Yuk Kenali Faktanya Sebelum Mengkonsumsi
2 jam yang lalu
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
4 jam yang lalu
Terinspirasi Rafathar,...
Terinspirasi Rafathar, Nagita Slavina Gelar Kompetisi Basket SMA
5 jam yang lalu
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
5 jam yang lalu
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
6 jam yang lalu
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved