Wadahnya Relawan Indonesia

Selasa, 02 Desember 2014 - 10:15 WIB
Wadahnya Relawan Indonesia
Wadahnya Relawan Indonesia
A A A
Mewadahi para relawan Indonesia untuk membantu sesama saat terjadi bencana, komunitas Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menggalang berbagai kegiatan penyuluhan, simulasi, hingga penanggulangan bencana alam.

Sejatinya, komunitas Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) adalah wadah atau tempat para relawan atau masyarakat Indonesia yang memiliki tujuan membantu sesama saat terjadi tragedi bencana alam. Khususnya untuk daerah yang kurang terjamah dan masyarakat kalangan bawah.

Saat terjadi bencana alam, komunitas yang berdiri pada 2008 ini pun sigap dalam menggalangkan aksi peduli mereka untuk menangani dan menyelamatkan korban bencana alam. “Kami memberikan bantuan nonmaterial, seperti bahan pokok, peralatan sekolah anak, obat-obatan, dan kebutuhan yang dibutuhkan oleh para korban bencana,” cerita Ketua MRI Jakarta Raya Nanang Tri Junianto.

Tak hanya itu, komunitas yang berada di bawah payung lembaga ACT (Aksi Cepat Tanggap) ini juga kerap memberikan trauma healing kepada anakanak dengan mengajak mereka ber dongeng dan bermain. “Agar anak-anak yang menjadi korban bencana tidak stres dan musibah yang dialaminya tidak membekas,” ungkapnya.

Kendati demikian, komunitas yang telah menyebar di 10–15 provinsi di Indonesia ini tak sekadar memberikan bantuan terhadap korban bencana alam. Mereka juga melakukan upaya pencegahan bencana, penyuluhan, hingga simulasi kepada para relawan sebelum terjun langsung untuk menyelamatkan korban bencana alam.

Menurut Putri Nurul, salah satu relawan di komunitas MRI, para relawan Indonesia sebelumnya dibekali dengan kegiatan pelatihan atau training, seperti penyelamatan korban kebanjiran, simulasi korban kebakaran, juga diberikan cara bagaimana menangani korban bencana alam, hingga diberikan penyuluhan sosialisasi dan ilmu lainnya.

Jadi, para relawan dari komunitas yang kini telah memiliki ribuan anggota dan sekitar 100 relawan yang aktif di tiap daerah ini mampu memberikan penyelamatan yang sigap untuk korban bencana alam. Bahkan, kegiatan training tersebut tidak hanya melibatkan para relawan, juga untuk masyarakat sekitar yang ingin membantu dengan sistem jemput bola.

“Dengan memberikan penyuluhan dan sosialisasi ke remaja masjid, ke daerahdaerah, hingga kampus ke kampus, kami harap lebih banyak orang yang akan bergabung dan peduli dengan sesama,” kata Nanang.

Rehdian khartika
(bbg)
Berita Terkait
Komunitas Frasa, Sahabat...
Komunitas Frasa, Sahabat Perempuan untuk Belajar Segala Ilmu
Gelar Touring ke Yogyakarta,...
Gelar Touring ke Yogyakarta, CR-V Club Indonesia Bentuk Satgas Covid-19 Sendiri
Geber Bajaj Pulsar,...
Geber Bajaj Pulsar, Biker Ini Ingin Doakan Kesembuhan Ibu di Mekkah
Rayakan Ultah dan Hari...
Rayakan Ultah dan Hari Kemerdekaan, X-Moc Depok Gelar Family Camping
15 Tahun Jaga Eksistensi,...
15 Tahun Jaga Eksistensi, SOCI Berupaya Mempersolid Kebersamaan Anggota
HCST Sukses Gelar Event...
HCST Sukses Gelar Event Tahunan Jabar Banten Bersatu Jilid 12
Berita Terkini
Setelah 18 Tahun Dee...
Setelah 18 Tahun Dee Lestari Akhirnya Rilis Album Lagi, Mendiang Suami Jadi Alasan
7 jam yang lalu
Hadir di Bongkar, Feliciwa...
Hadir di Bongkar, Feliciwa Ungkap Cerita Menarik di Balik Aktivitasnya
10 jam yang lalu
Bukan Cuma Cantik, Feliciwa...
Bukan Cuma Cantik, Feliciwa Punya 14 Bebek dan Cerita Tak Terduga
10 jam yang lalu
Angie Idol Sempat Salah...
Angie Idol Sempat Salah Paham Soal Rara Idol, Ternyata Sosok Aslinya Jauh di Luar Dugaan
11 jam yang lalu
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
11 jam yang lalu
Ternyata Begini Drama...
Ternyata Begini Drama yang Terjadi Saat Kamera Idol Mati, Rara Idol Jadi Tokoh Utamanya?!
12 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved