Peluang bagi Para Makers

Rabu, 24 Desember 2014 - 11:52 WIB
Peluang bagi Para Makers
Peluang bagi Para Makers
A A A
Tingginya penetrasi perangkat mobile seperti tablet dan smartphoneternyata memberikan banyak peluang terhadap industri kreatif di Indonesia. Peluang bisa muncul dari membuat aplikasi untuk smartphone seperti yang sudah banyak dilakukan oleh developer.

Peluang lainnya juga muncul ketika orang bisa menciptakan produk dan langsung menjualnya lewat toko online di internet atau memanfaatkan sosial media seperti Facebook dan Instagram. Fenomena ini lantas memunculkan apa yang disebut dengan makers. Mereka adalah anak-anak berusia muda yang sangat inovatif. Gerakan makers ini dipicu oleh Gen Y yang sudah sangat terbiasa dengan teknologi.

Mereka ini selalu terkoneksi, dan selalu ingin menciptakan sesuatu yang baru. Lihat saja anak-anak kita yang begitu lahir langsung bisa memencet-mencet tablet. Ada saja yang bisa mereka lakukan di sana. Belakangan movement makersini semakin terlihat. Para makers lahir dengan kemudahan akses untuk mendapatkan informasi dan sumber daya untuk mewujudkan sesuatu.

Seandainya mereka memiliki sebuah ide, ide itu hanya tinggal dibawa ke internet. Ada banyak sekali situs crowdsourcingatau crowdfundingyang bisa mereka gunakan agar seluruh orang di dunia bisa chip in dan membantu mewujudkan ide mereka apa pun bentuknya. Para makersini sudah memiliki tools dan semua yang dibutuhkan untuk menciptakan sesuatu.

Karena itu, sekarang lah saatnya mereka harus mencipta. Entah itu mencipta konten, atau memecahkan masalah. Ketika menjadi salah satu juri di Gemastik (Pergelaran Mahasiswa Nasional Bidang TIK) di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta belum lama ini, saya terpesona dengan inovasi yang dilakukan mahasiswa dalam bidang hardware maupun software.

Salah satu makersmembuat dispenser dengan teknologi sensor sidik jari. Sebelum minum, sidik jari di-scan, setelah itu dispenser akan mengisi otomatis berapa mililiter volume air yang harus diminum. Berapa gelas yang harus dan belum kita minum dapat dilacak melalui aplikasi mobile.

Para makers tidak perlu membuat teknologi yang rumit. Namun, teknologi sederhana yang mampu memecahkan masalah keseharian. Bayangkan jika ada perusahaan air minum tertarik dan berniat menjadikannya sebagai produksi masal. Sekali lagi, ini peluang besar buat mereka.?????????????????
(ftr)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Pihak Fangfang Ungkap...
Pihak Fangfang Ungkap Peluang Damai dengan Vicky Prasetyo Kian Menipis
8 jam yang lalu
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
11 jam yang lalu
Pergeseran Pasar Pre-Loved:...
Pergeseran Pasar Pre-Loved: Konsumen Kini Tuntut Transaksi Privat dan Pencairan Instan Dimanapun
13 jam yang lalu
250 Penari Muda Tampil...
250 Penari Muda Tampil Memukau di TIM, Hidupkan Tari Nusantara dan Balet Kontemporer
14 jam yang lalu
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
15 jam yang lalu
Bukti Klinis Jadi Kunci...
Bukti Klinis Jadi Kunci Pengembangan Terapi Penyakit Metabolik yang Lebih Tepat
16 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved