Menpar : Obyek Wisata Harus Sempurnakan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2015 - 09:57 WIB
Menpar : Obyek Wisata...
Menpar : Obyek Wisata Harus Sempurnakan Pelayanan
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengingatkan, agar obyek wisata nasional terus berbenah, menyempurnakan fasilitas publik, sekaligus mengedukasi warganya untuk menjaga alam dan tradisi budayanya.

Mengenai keluhan soal kebersihan, kerapian, sampah, toilet umum, transportasi, hotel, restoran, dan keamanan, harus direspons dengan positif. "Ini pekerjaan rumah kita, mari kita songsong target 12 juta wisman bersama-sama di semua lini," kata Arief Yahya dalam pernyataan pers, di Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Ia mengatakan, kerjasama antarkabupaten-kota, provinsi dan pemerintah pusat harus diperkuat, koordinasi antarinstansi harus dipercepat, agar semua faktor penghambat orang berkunjung ke Indonesia bisa diminimalisasi.

Arief mengumpamakan, ibarat mengundang orang bertamu, maka rumah, perabotan, pekarangan, jalan masuk, makanan dan minuman, harus dipersiapkan dengan baik. Tamu pun akan semakin nyaman, betah tinggal lebih lama, dan rindu untuk datang kembali, bahkan mengajak handai tolan dan sanak saudaranya.

"Jika internal kita terus membaik, maka tugas eksternal untuk mempromosikan objek-objek pariwisata itu semakin efektif. Saat promosi di ITB (International Tourism Bourse) Berlin, Jerman, booth Wonderful Indonesia banyak pujian, banyak pengunjung, atraktif dan unik. Di atas desain kapal Phinisi itu, saya menerima banyak tamu dari perusahaan travel dan media yang ingin mengeksplore wisata Indonesia lebih dalam,” kata mantan CEO PT Telkom Indonesia itu.

Dia mengatakan, stand Indonesia memang memikat, meski tidak seluas Thailand yang tiga sampai empat kalinya Indonesia. Juga tidak sebesar booth Malaysia, yang posisinya berhadap-hadapan.

Akan tetapi atraksi di setiap sudut cukup memikat, dari kopi khas Indonesia, spa dan pelataran panggung yang di desain kepulauan Nusantara, tempat pentas aneka tari daerah yang mengundang kerumunan.

"Kita masuk 5 besar Best Exhibitors Awards dari CBS untuk kategori Asia, Australia dan Oceania. Penghargaan yang sudah 15 tahun menilai pernampilan peserta pameran, bekerjasama Messe Berlin dengan Compass Marketing Research dan Cologne Business School," jelas Arief Yahya.

Booth Indonesia peringkat 5 besar dari 944 negara yang berada di kategori ini. Jumlah total exhibitors ada 11.000 stand di ITB Berlin 2015 itu. Poin yang dinilai adalah kualitas informasi yang diberikan, layanan informasi, otentitas, kreativitas dan penggunaan special effects seperti multimedia dan latar panggung.

"Kita mengungguli Mongolia, yang tahun ini menjadi Official Partner Country, yang menjadi pementas opening ceremony," katanya.

Adapun urutan lengkap penerima award adalah: Korea, India, Maldives, Sri Lanka, Indonesia, Mongolia, Thailand, Kazakhstan, Filipina, Bangkok Metropolitan Administration.

Penghargaan lain, Indonesia juga kita menempati urutan pertama Outstanding Booth versi ITB Berlin News, yang dinilai desain kapal Phinisi, perahu khas Makassar yang sudah menantang laut menerjang badai ke seluruh penjuru dunia.

"Saat pameran di luar negeri, kami ngotot dengan segala kreasi, untuk membuka pasar baru dan tetap eksis me-remind pasar lama. Kami jalani strategi promosi melalui konsep integrated marketing communication, baik melalui conventional marcom maupun digital marcom. Karena itu, butuh keserasian, keseimbangan, menjadi pengundang yang baik, sekaligus tuan rumah yang baik,” pungkasnya.
(nfl)
Berita Terkait
Plesir ke Pameran Bunga...
Plesir ke Pameran Bunga Keunkenhof Kini Dilakukan Online
Nabi Idris Trauma Setelah...
Nabi Idris Trauma Setelah Plesir ke Neraka Jahanam
Para Miliarder yang...
Para Miliarder yang Pernah Mencicipi Plesir ke Luar Angkasa
Membeludak! 176.000...
Membeludak! 176.000 Wisatawan Plesir ke Gunungkidul saat Libur Lebaran
Akses Jalan Makin Mulus,...
Akses Jalan Makin Mulus, Plesir ke Lebak Makin Mudah
Plesir ke Pulau Kei,...
Plesir ke Pulau Kei, Surga Indah yang Tersembunyi di Maluku
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
4 menit yang lalu
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
3 jam yang lalu
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
4 jam yang lalu
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
5 jam yang lalu
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
6 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved