Demam Berdarah Masih Mengancam

Rabu, 29 April 2015 - 13:31 WIB
Demam Berdarah Masih...
Demam Berdarah Masih Mengancam
A A A
LOS ANGELES - Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang mematikan dan membunuh banyak orang di dunia, yang secara luas terabaikan. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk dan terus meluas di negara-negara, termasuk India dan Malaysia.

Dilansir dari VOA, dikabarkan kini akan tersedia vaksin yang dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit tersebut. Demam berdarah dapat menyebabkan penderitanya lesu, seperti gejala flu, gatal, sakit kepala dan pegal-pegal pada persendian.

Penasihat senior dan ilmuwan konsorsium internasional di Dengue Vaccine Initiative, Scott Halstead, seperti ebola, demam berdarah dianggap penyakit yang berkaitan dengan darah, menyebabkan kematian yang besar. Parahnya, penyakit ini sudah menginfeksi 100 juta orang di seluruh Asia.

“Saya pikir orang yang bekerja di bidang demam dengue merasa, 'Ooh, kami akan diabaikan. Tetapi karena ratusan ribu, mungkin jutaan orang memerlukan perawatan klinis, maka itu merupakan masalahyang kita hadapi di semua tempat,” papar Halstead.

Demam berdarah memiliki empat jenis virus. Dua tahun lalu, percobaan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Prancis, Sanofi Pasteur diuji coba pada sebuah kelompok terdiri 4.000 anak sekolah di Thailand, sayangnya tidak berhasil. Hanya 30% anak yang terlindungi dari infeksi.

Halstead mengatakan, vaksin tersebut gagal karena diberikan kepada anak-anak yang terjangkit demam berdarah tipe 2, virus yang terbukti paling sulit di antara ke-4 jenis virus yang paling sulit dicegah.

Kini, dalam uji coba klinik lanjutan yang dilakukan di 5 negara Amerika Latin, yang melibatkan hampir 21.000 anak sehat, perusahaan itu menjanjikan hasil vaksin yang sama. Dengan adanya uji coba tersebut, para peneliti Sanofi berharap akan belajar tentang bagaimana vaksin itu memberikan perlindungan terhadap demam berdarah.
(nfl)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
Gugatan Hak Asuh Anak...
Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Sarwendah Belum Terima Surat Panggilan Sidang
17 menit yang lalu
Digugat Rp1 Miliar oleh...
Digugat Rp1 Miliar oleh Keluarga Keisya Levronka, Untar Buka Suara
1 jam yang lalu
V BTS Minta ARMY Tak...
V BTS Minta ARMY Tak Datangi Hotel selama Tur Eropa, Ungkap Hanya Tidur 2,5 Jam
2 jam yang lalu
Rahasia Mpok Atiek Tetap...
Rahasia Mpok Atiek Tetap Fit di Usia 70 Tahun, Rutin Olahraga hingga Positif Thinking
3 jam yang lalu
Jelang Pernikahan Taylor...
Jelang Pernikahan Taylor Swift, Sejumlah Selebriti Mulai Berdatangan ke New York
3 jam yang lalu
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved