Empat Fakta Menarik Mengenai Film Laga The Old Guard

Rabu, 15 Juli 2020 - 18:32 WIB
The Old Guard merupakan cerita superhero yang menyerahkan keselamatan dunia di tangan dua prajurit wanita. Namun, tidak hanya karakter film, The Old Guard juga memiliki keterlibatan para wanita hebat di belakang layar. Salah satunya adalah Gina Prince-Bythewood (Love & Basketball, Beyond the Lights) yang menduduki kursi sutradara untuk film ini.

Gina mengatakan bahwa keberanian dan ketangguhan tidak memandang jenis kelamin, dan dia senang sekali dapat melahirkan superhero wanita di dunia ini, di mana salah satunya adalah wanita muda kulit hitam.

Beberapa wanita di balik layar lainnya yang berkontribusi dalam membuat film ini adalah supervisor musik, Julia Michels (A Star Is Born, The Greatest Showman); supervisor special effects, Hayley Williams (Maleficent: Mistress of Evil, Annihilation); supervisor visual effects pemenang Oscar, Sara Bennett (Ex-Machina, The Alienist).

(Baca juga: Setidaknya Ada 3 Semesta di Fase 4 Marvel Cinematic Universe )

2. Melihat Efek Samping dari Sebuah Keabadian

Berbeda dengan cerita superhero pada umumnya, The Old Guard tidak hanya berfokus pada aksi-aksinya yang menegangkan, namun juga drama yang menyorot arti sebuah keabadian, rasa kesepian yang timbul karena merasa berbeda dari manusia lainnya. Bagaimana hal ini memengaruhi cara karakter memandang sebuah keluarga, serta kesedihan yang terus datang karena melihat orang-orang terdekat mereka pergi meninggalkan dunia, sementara mereka sendiri harus tetap menjalani hidup selamanya. Hal ini pun membuat kelompok The Old Guard untuk melihat keabadian sebagai kutukan dan bukan sebagai kekuatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!