Childfree, Tren Lama yang Kembali Booming

Minggu, 26 Februari 2023 - 08:17 WIB
Risye melanjutkan, pemerintah Jepang khawatir akan masa depan negaranya bila angka pernikahan dan kelahiran terus menurun. Situasi ini menyiratkan kuatnya tantangan bagi pasangan yang sekiranya memilih untuk childfree.

Terlebih, konsep childfree membuat Jepang mengalami resesi jumlah penduduk. Namun, di luar sisi kontranya itu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa masyarakat yang memilih childfree secara sukarela mayoritas berpendidikan baik, dengan sedikit waktu luang dan memiliki prioritas lain, seperti hubungan dan karier.

“Dan mereka itu kan lagi resesi. Jadi resesi jumlah penduduk, karena mereka tidak mau punya anak. Jadi generasi mudanya pertumbuhannya menurun,” ungkap Risye.

“Kita itu ingin memberikan fasilitas yang komplet untuk anak-anak kita. Kita ingin mereka nggak sesusah kita dulu yang harus berjuang. Jadi kita tuh secara tidak langsung memberikan privilege kepada anak-anak kita,” pungkasnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!