Kemenkes: 5.200 Bayi di Indonesia Terancam Lahir Tuli Setiap Tahun

Rabu, 01 Maret 2023 - 14:34 WIB
Eva menerangkan, infeksi telinga menjadi salah satu penyebab terbanyak kasus gangguan pendengaran pada anak. Diperkirakan sekitar 22,6 persen radang telinga tengah kronik (OMSK) terjadi pada anak berusia di bawah 5 tahun.

Selain akibat infeksi telinga, faktor penyebab lain gangguan pendengaran pada anak dan orang dewasa adalah paparan suara bising. Suara yang terlalu keras merusak sel-sel rambut sensori di dalam telinga bagian dalam.

"Diperkirakan 1 miliar anak muda di dunia berisiko alami gangguan pendengaran terutama karena paparan bising, misalnya mendengarkan musik dan sebagainya, sehingga mengalami gangguan pendengaran," ujar Eva.

"Bahkan disebutkan lebih dari 50% orang berusia 12-35 tahun mendengarkan musik melalui perangkat audio personal seperti MP3, smartphone, dan lain-lain dengan volume kencang yang berisiko menurunkan pendengaran," tambahnya.

Terkait bayi yang lahir dengan gangguan pendengaran, kondisinya bisa semakin mengkhawatirkan karena hingga saat ini pemerintah belum memfasilitasi penyediaan alat implan Koklea yang diperuntukkan sebagai alat bantu dengar bagi bayi baru lahir dengan tuli berat.

Baca Juga: Ini Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!