Diabetes Seperti Komedian Omas Tak Dapat Sembuh, tapi Bisa Dikontrol
Jum'at, 17 Juli 2020 - 09:15 WIB
Hal terpenting lainnya adalah memantau kadar gula darah. Pasatikan juga berhenti dari kebiasaan buruk seperti merokok yang dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke, sakit saraf, nefropati, retinopati dan kehilangan penglihatan, gangguan pendengaran, kerusakan kaki seperti infeksi dan luka yang tidak kunjung sembuh, kondisi kulit seperti bakteri dan jamur infeksi, depresi dan demensia.
Kelola stres agar kadar gula darah tidak naik. Sayangnya, saat ini masih cukup banyak informasi hoaks yang beredar seputar diabetes, yang apabila dipercaya dan diterapkan akan memperburuk kondisi kesehatan.
Oleh karena itu, inilah mengapa penting bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi yang tepat terkait pencegahan dan penanganan diabetes. (Baca juga: Meninggal Dunia, Pelawak Omas Sudah Lama Menderita Diabetes ).
"Menurut data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017, sebanyak 10,3 juta jiwa masyarakat Indonesia merupakan diabetesi, membuat Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar. Harapan saya, masyarakat dapat semakin cerdas dan berhati-hati dalam menanggapi informasi terkait diabetes dan menerapkan informasi kesehatan yang tepat di kehidupan mereka sehari-hari," tandasnya.
Kelola stres agar kadar gula darah tidak naik. Sayangnya, saat ini masih cukup banyak informasi hoaks yang beredar seputar diabetes, yang apabila dipercaya dan diterapkan akan memperburuk kondisi kesehatan.
Oleh karena itu, inilah mengapa penting bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi yang tepat terkait pencegahan dan penanganan diabetes. (Baca juga: Meninggal Dunia, Pelawak Omas Sudah Lama Menderita Diabetes ).
"Menurut data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017, sebanyak 10,3 juta jiwa masyarakat Indonesia merupakan diabetesi, membuat Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar. Harapan saya, masyarakat dapat semakin cerdas dan berhati-hati dalam menanggapi informasi terkait diabetes dan menerapkan informasi kesehatan yang tepat di kehidupan mereka sehari-hari," tandasnya.
(tdy)
Lihat Juga :