Bunga Edelweis Rawa di Ranca Upas Rusak Parah Dilindas Komunitas Motor Trail, Netizen Kesal
Rabu, 08 Maret 2023 - 11:38 WIB
"Kami para offroader tinggal ngegas di jalur yang sudah disediakan sama panitia acara," lanjutnya.
Karena itu, banyak netizen murka dan mengecam keras para pihak yang terlibat dalam kegiatan Ranca Upas 5 Maret 2023.
"Sampah masyarakat," komentar @rio_son_of*****.
"Saya sakit hati melihat ini, asli," timpal @sundastru****.
"Aku pengendara motor trail juga, tapi bukan masuk komunitas, karena sadar banget komunitas motor trail itu sampah betul. Kerjaannya ngetrail berkelompok ngerusak mata air di pegunungan, ngerusak kebun orang. Idih najis betul sama yang begitu pada," beber @kebonhejo******.
"Dampak kerusakannya cukup masif. (Apa yang dilakukan) hanya ajang pemuasan ego sekelompok 'dickhead'. Risiko bencana hydrology ketika musim hujan di depan mata," kata @890_il***.
"Sudah merusak, ketahuan, cuma minta maaf ala kadarnya, tapi sama sekali gak diberi sanksi atau pelajaran. Bisa dipastikan mereka bakal ngulang lagi di tempat lain. Komunitas gak guna gini selalu butuh pemuas ego," tulis @ems****.
"Jangankan tanaman edelweis, kebun sampai sawah orang yang jelas-jelas di situ hak orang lain saja sering mereka rusak. Sudah gak kehitung juga jalur di wilayah perbukitan yang rusak parah karena kelakuan mereka dan mereka selalu punya pembenaran bodoh versi mereka sendiri. Gak guna emang," papar @nextjack****.
Netizen Kesal Bunga Edelweis Rawa Rusak Parah
Gara-gara acara ini, bunga edelweis rawa yang sebelumnya tumbuh subur di habitatnya, rusak tidak karuan. Tak ada yang bisa jamin juga bahwa lokasi habitat akan subur kembali.Karena itu, banyak netizen murka dan mengecam keras para pihak yang terlibat dalam kegiatan Ranca Upas 5 Maret 2023.
"Sampah masyarakat," komentar @rio_son_of*****.
"Saya sakit hati melihat ini, asli," timpal @sundastru****.
"Aku pengendara motor trail juga, tapi bukan masuk komunitas, karena sadar banget komunitas motor trail itu sampah betul. Kerjaannya ngetrail berkelompok ngerusak mata air di pegunungan, ngerusak kebun orang. Idih najis betul sama yang begitu pada," beber @kebonhejo******.
"Dampak kerusakannya cukup masif. (Apa yang dilakukan) hanya ajang pemuasan ego sekelompok 'dickhead'. Risiko bencana hydrology ketika musim hujan di depan mata," kata @890_il***.
"Sudah merusak, ketahuan, cuma minta maaf ala kadarnya, tapi sama sekali gak diberi sanksi atau pelajaran. Bisa dipastikan mereka bakal ngulang lagi di tempat lain. Komunitas gak guna gini selalu butuh pemuas ego," tulis @ems****.
"Jangankan tanaman edelweis, kebun sampai sawah orang yang jelas-jelas di situ hak orang lain saja sering mereka rusak. Sudah gak kehitung juga jalur di wilayah perbukitan yang rusak parah karena kelakuan mereka dan mereka selalu punya pembenaran bodoh versi mereka sendiri. Gak guna emang," papar @nextjack****.
(tsa)
Lihat Juga :