Mengumpat Bagus untuk Kesehatan Mental, Ini Batasan Wajarnya per Hari

Rabu, 03 Mei 2023 - 15:50 WIB
Hal itu disampaikan oleh psikolog Raffaello Antonino. "Mengumpat bisa memberi efek yang melegakan bagi mereka yang sedang frustasi. Mereka yang melontarkan kata kasar juga bisa meluapkan emosi secara langsung," ujarnya dikutip dari Healthline.

Hal. senada juga disampaikan oleh terapis pasangan dan seks Kyle Zrenchik. Menurutnya orang yang sering mengumpat berpengaruh pada psikologis mereka.

"Orang yang sering mengumpat saat mereka stres atau menghadapi masalah, bisa membantu meredakan sedikit beban yang ditanggungnya. Hal itu juta sangat bagus untuk meredakan stres psikologis dan fisiologis," ungkap Kyle.

Selain itu mengumpat juga bisa meredakan stres tanpa bantuan obat-obatan pereda stres. "Mengumpat dapat meredakan stres secara alami. Tanpa efek samping dan tanpa biaya. Ini cara yang benar-benar alami, gratis, dan mudah diakses meskipun pengaruhnya hanya sedikt," tambah Kyle.

Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam The Journal of Pain pada 2011 juga menyimpulkan bahwa mengumpat selama merasa sakit hati dan emosional bisa membuat seseorang dapat merasa lebih reda. Namun perlu diingat, umpatannya pun tidak berlebihan dan hanya 60 kata umpatan per hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!