Indonesia International Waste Treatment Technology 2023 Forum & Expo Akan Digelar Agustus
Jum'at, 05 Mei 2023 - 20:30 WIB
Kadin Indonesia bersama APKASI menggelar soft launching Indonesia International Waste Treatment Technology (IIWTT) 2023 Forum & Expo di Jakarta, Jumat (5/5/2023). Foto/Istimewa
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menggelar soft launching Indonesia International Waste Treatment Technology (IIWTT) 2023 Forum & Expo di Jakarta, Jumat (5/5/2023). Rencananya, forum dan expo akbar itu akan digelar pada 30-31 Agustus mendatang di Puri Agung Convention Hall, Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Dengan mengusung tema Industrialisasi Pengelolaan Sampah Menuju Green Energy, acara ini bertujuan untuk mendukung pencapaian 100% sampah terkelola dengan baik dan benar pada 2025 melalui pengurangan sampah 30%, dan penanganan sampah sebesar 70%.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin Indonesia turut serta memberikan solusi atas permasalahan sampah di daerah dengan mengajak sejumlah lembaga pegiat lingkungan hidup untuk memberikan pelatihan mengolah sampah kepada masyarakat yang dapat bernilai ekonomis,” beber Yukki Nugrahawan Hanafi, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia.
Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Kadin Indonesia yang juga menjabat Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang menambahkan, IIWTT 2023 berpotensi memberikan teknologi terbaru dalam pengolahan sampah yang dapat digunakan untuk menangani permasalahan sampah di daerah sekaligus menambah sumber pendapatan pemerintah daerah.
"Anggaran pengelolaan sampah di beberapa daerah hingga saat ini kurang dari 1% dari APBD. Padahal, investasi untuk pengelolaan sampah diperkirakan mencapai USD18,4 miliar dalam kurun waktu 2017-2040," ungkap Sarman.
"Pengelolaan sampah menjadi salah satu isu prioritas G20 melalui agenda penanganan Food and Waste (FLW), yang menjadi perhatian dan pengkajian penting dalam agenda G20 selama presidensi Indonesia tahun 2022, " tambahnya.
Dengan mengusung tema Industrialisasi Pengelolaan Sampah Menuju Green Energy, acara ini bertujuan untuk mendukung pencapaian 100% sampah terkelola dengan baik dan benar pada 2025 melalui pengurangan sampah 30%, dan penanganan sampah sebesar 70%.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin Indonesia turut serta memberikan solusi atas permasalahan sampah di daerah dengan mengajak sejumlah lembaga pegiat lingkungan hidup untuk memberikan pelatihan mengolah sampah kepada masyarakat yang dapat bernilai ekonomis,” beber Yukki Nugrahawan Hanafi, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia.
Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Kadin Indonesia yang juga menjabat Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang menambahkan, IIWTT 2023 berpotensi memberikan teknologi terbaru dalam pengolahan sampah yang dapat digunakan untuk menangani permasalahan sampah di daerah sekaligus menambah sumber pendapatan pemerintah daerah.
"Anggaran pengelolaan sampah di beberapa daerah hingga saat ini kurang dari 1% dari APBD. Padahal, investasi untuk pengelolaan sampah diperkirakan mencapai USD18,4 miliar dalam kurun waktu 2017-2040," ungkap Sarman.
"Pengelolaan sampah menjadi salah satu isu prioritas G20 melalui agenda penanganan Food and Waste (FLW), yang menjadi perhatian dan pengkajian penting dalam agenda G20 selama presidensi Indonesia tahun 2022, " tambahnya.
Lihat Juga :