Le Minerale Ubah Sampah Botol PET Jadi Produk Bernilai di Hari Lingkungan Hidup 2025
Selasa, 24 Juni 2025 - 13:30 WIB
loading...
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Le Minerale turut berpartisipasi aktif dalam Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) 2025 dengan tema "Hentikan Polusi Plastik", Le Minerale turut berpartisipasi aktif dalam Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang berlangsung di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) pada 22-24 Juni 2025.
Partisipasi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung target Pemerintah mengurangi 70% sampah plastik yang masuk ke laut pada tahun 2025, sesuai dengan Peraturan Presiden No. 83 tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut serta target pengurangan sampah oleh produsen sebesar 30% dari total timbulan sampah pada tahun 2029 terkait pelaksanaan Peraturan Menteri LHK No P75 Tahun 2019 (P75) tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.
Pameran HLH 2025 yang dihadiri 130 booth dari berbagai sektor ini menjadi platform strategis untuk mempertemukan solusi inovatif dengan kebutuhan nyata masyarakat dalam mengatasi tantangan lingkungan hidup Indonesia.
Acara Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, yang menekankan bahwa tidak ada pihak yang bisa bekerja sendiri dalam mengatasi permasalahan polusi plastik ini. Kolaborasi komprehensif dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama.
Menteri Lingkungan Hidup mengharapkan kerjasama nasional dapat dicapai dalam Expo dan Forum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 untuk menangani ancaman polusi plastik dengan tindakan lintas sektor.
Partisipasi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung target Pemerintah mengurangi 70% sampah plastik yang masuk ke laut pada tahun 2025, sesuai dengan Peraturan Presiden No. 83 tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut serta target pengurangan sampah oleh produsen sebesar 30% dari total timbulan sampah pada tahun 2029 terkait pelaksanaan Peraturan Menteri LHK No P75 Tahun 2019 (P75) tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.
Pameran HLH 2025 yang dihadiri 130 booth dari berbagai sektor ini menjadi platform strategis untuk mempertemukan solusi inovatif dengan kebutuhan nyata masyarakat dalam mengatasi tantangan lingkungan hidup Indonesia.
Acara Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, yang menekankan bahwa tidak ada pihak yang bisa bekerja sendiri dalam mengatasi permasalahan polusi plastik ini. Kolaborasi komprehensif dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama.
Menteri Lingkungan Hidup mengharapkan kerjasama nasional dapat dicapai dalam Expo dan Forum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 untuk menangani ancaman polusi plastik dengan tindakan lintas sektor.
Lihat Juga :