6 Langkah Awal Atasi Kejang, Jangan Sampai Salah Tindakan
Selasa, 06 Juni 2023 - 12:33 WIB
2. Lindungi Penderita
Pastikan Anda atau orang di sekitar Anda segera melindungi penderita kejang dari benda-benda tajam atau keras yang bisa menyebabkan cedera. Letakkan bantal atau benda lembut lainnya di sekitar kepala untuk mencegah benturan yang keras.3. Jangan Menahan Gerakan
Jangan mencoba menahan gerakan penderita saat kejang terjadi. Biarkan kejang berlangsung dan jangan mencoba menghentikannya dengan memegang atau memaksa penderita untuk berhenti bergerak. Proses ini akan berhenti dengan sendirinya. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan berapa lama kejang berlangsung. Waktu kejang dapat memberikan petunjuk kepada tenaga medis mengenai jenis kejang yang terjadi dan tindakan yang harus diambil selanjutnya.4. Jaga Saluran Napas Terbuka
Pastikan saluran napas penderita tetap terbuka. Setelah kejang berhenti, posisikan penderita ke dalam posisi miring agar saliva atau muntah yang mungkin keluar dapat keluar dari mulutnya dengan mudah.Baca Juga: Epilepsi, Kenali Ciri dan Sindrom yang Sering Terjadi pada Anak
5. Amankan Area Sekitar
Pastikan area sekitar penderita kejang bebas dari benda-benda berbahaya. Jauhkan benda-benda tajam, kaca, atau barang-barang lain yang bisa menyebabkan cedera jika penderita secara tidak sengaja mengenainya. Jika kejang berlangsung lebih dari lima menit atau jika penderita mengalami kejang berulang tanpa sadar di antara kejang, segera hubungi layanan medis darurat. Kejang yang berkepanjangan dapat menjadi tanda kondisi medis yang serius dan membutuhkan perhatian segera.6. Konsultasikan dengan Dokter
Setelah kejang, penting untuk mengonsultasikan kondisi penderita dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi medis dan diagnosis yang tepat. Dokter akan mengevaluasi riwayat medis penderita, gejala yang muncul selama kejang, serta hasil pemeriksaan fisik dan tes diagnostik yang diperlukan.(tsa)
Lihat Juga :