Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada DBD, Fogging Tak Dianjurkan untuk Berantas Nyamuk
Selasa, 13 Juni 2023 - 16:09 WIB
Baca Juga: Belum Ada Obatnya, Ini Gejala Demam Berdarah Dengue yang Wajib Diwaspadai
dr. Imran menegaskan pemberantasan nyamuk tidak dianjurkan dengan fogging. Pasalnya, fogging hanya berdampak sesaat dan efeknya bisa merugikan kesehatan manusia.
Selain itu, fogging dianggap sangat mencemari lingkungan dan membahayakanmanusia. Fogging juga dapat membuat nyamuk malah menjadi resisten atau kebal.
Cara pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah melalui vaksin dengue. Hal ini menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam penanggulangan dengue di Indonesia. Saat ini ada dua jenis vaksin yang sudah mempunyai izin edar dari BPOM dan beredar di pasaran yaitu vaksin Dengvaxia dan vaksin Qdenga.
“Kemenkes secara program bekerja sama dengan Direktorat Imunisasi dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) untuk memasukkan vaksin ini ke dalam vaksin program atau imunisasi dasar lengkap,” tambahnya.
dr. Imran menegaskan pemberantasan nyamuk tidak dianjurkan dengan fogging. Pasalnya, fogging hanya berdampak sesaat dan efeknya bisa merugikan kesehatan manusia.
Selain itu, fogging dianggap sangat mencemari lingkungan dan membahayakanmanusia. Fogging juga dapat membuat nyamuk malah menjadi resisten atau kebal.
Cara pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah melalui vaksin dengue. Hal ini menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam penanggulangan dengue di Indonesia. Saat ini ada dua jenis vaksin yang sudah mempunyai izin edar dari BPOM dan beredar di pasaran yaitu vaksin Dengvaxia dan vaksin Qdenga.
“Kemenkes secara program bekerja sama dengan Direktorat Imunisasi dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) untuk memasukkan vaksin ini ke dalam vaksin program atau imunisasi dasar lengkap,” tambahnya.
Lihat Juga :