Mister Aladin Paparkan Cara Berdayakan Industri Pariwisata Lokal dalam Webinar Bersama Kemenparekraf

Sabtu, 24 Juni 2023 - 08:56 WIB
Melihat pentingnya fasilitas dalam sebuah pemberdayaan wisata lokal, di webinar yang sama ini pun turut dihadiri oleh Primasari Setyaningrum selaku Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Sarana Multigriya Financial (PERSERO) yang siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mendukung pengembangan pariwisata lokal dari sisi pembangunan akomodasi seperti homestay.

Sebagai upaya lanjutan membantu pariwisata lokal, kami akan memfasilitasi pembangunan atau peremajaan homestaydi daerah wisata lokal seperti desa-desa wisata. Hal ini tentu bertujuan untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di daerah tersebut. Jadi, sebelum dipasarkan, homestaydi daerah wisata lokal yang berpotensi harus dipoles supaya memiliki daya jual tinggi,tutur Primasari Setyaningrum.

Di sisi lain, selain fasilitas yang memadai, pemberdayaan industri pariwisata lokal juga merangkap tiga hal krusial lainnya. Hal ini disampaikan oleh Praktisi Pemasaran Pariwisata Indonesia, Wisnu Arimbawa.

Tiga hal krusial pemberdayaan pariwisata lokal mencakup keunggulan produk, product delivery,dan pemasaran digital. Pertama, harus dikonsentrasikan pada keunggulan produk yang dijual, setelah fasilitas yang dipoles. Kita sebagai pelaku industri pariwisata harus paham akan originalitas dari yang kita jual, daya tariknya bagaimana, tren yang sedang digandrungi masyarakat seperti apa,sebut Wisnu Arimbawa.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah product deliveryyang ditawarkan oleh pelaku pariwisata lokal. Product deliveryyang baik dari pihak penjual kepada pelanggan memiliki kepentingan yang besar dalam membangun kepercayaan, memenuhi ekspektasi, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Konsentrasi yang terakhir mengacu pada pemasaran produk yang dijual secara digital. Seiring perkembangan zaman yang modern, tentu moderator penjualan pun harus secara modern dan digital. Masyarakat cenderung akan melirik produk pariwisata yang dijual melalui platformdigital seperti website, aplikasi, sosial media, hingga marketplace. Dibutuhkan adaptasi juga bagi para pelaku pariwisata lokal untuk belajar memasarkan produknya bukan secara konvensional lagi, melainkan digital (online),tambah Wisnu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!