Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gejala Asam Urat dengan Rematik
Minggu, 09 Juli 2023 - 11:05 WIB
Ketika seseorang mengalami rematik, lapisan sendi atau sinovium merupakan bagian persendian yang umumnya terpengaruh. Hal ini menyebabkan peradangan pada sinovium yang mempengaruhi jaringan di sekitar sendi lainnya hingga bisa merusak sendi secara keseluruhan.
Sementara itu, penyebab asam urat adalah tingginya kadar zat asam urat (uric acid) di dalam darah, yang akan menumpuk dan membentuk kristal asam urat di sendi, cairan, dan jaringan di dalam tubuh. Kondisi ini lalu menimbulkan rasa nyeri pada sendi.
Tingginya kadar asam urat biasanya terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin. Purin inilah yang kemudian diolah tubuh untuk menjadi asam urat.
Sementara itu, asam urat lebih banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa muda yang memiliki berat badan berlebih. Penyakit ini juga sering terjadi pada pria.
Sementara itu, penyebab asam urat adalah tingginya kadar zat asam urat (uric acid) di dalam darah, yang akan menumpuk dan membentuk kristal asam urat di sendi, cairan, dan jaringan di dalam tubuh. Kondisi ini lalu menimbulkan rasa nyeri pada sendi.
Tingginya kadar asam urat biasanya terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin. Purin inilah yang kemudian diolah tubuh untuk menjadi asam urat.
2. Perbedaan faktor risiko
Rematik umumnya lebih banyak ditemukan pada lansia di atas 60 tahun. Meski begitu kondisi ini sebenarnya juga dapat menyerang kelompok usia muda. Rematik juga lebih banyak ditemukan pada wanita dibandingkan pria.Sementara itu, asam urat lebih banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa muda yang memiliki berat badan berlebih. Penyakit ini juga sering terjadi pada pria.
3. Pengobatan
Baik asam urat maupun rematik sebenarnya tidak dapat disembuhkan. Namun, penanganan medis biasanya akan fokus untuk mengobati penyebabnya.Lihat Juga :