Saat Berjemur, 30% Tubuh yang Terpapar Matahari Cukup

Selasa, 14 April 2020 - 16:19 WIB
Vitamin D yang berasal dari sinar matahari mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh dan bekerja melawan virus. Foto/Medicaldaily.com
JAKARTA - Berjemur di bawah sinar matahari dipercaya dapat menangkal COVID-19. Hal itu karena sinar matahari mengandung vitamin D yang penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Konsultan Alergi dan Imunologi Anak Prof. DR. Dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K), M.Kes menjelaskan, vitamin D bakal mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh dan bekerja melawan virus yang ada di dalam tubuh. Oleh karena itu, berjemur di bawah sinar matahari bisa menjadi salah satu cara mencegah penularan COVID-19 bagi mereka yang sehat.



"Dengan adanya vitamin D, fungsi sel imun akan meningkat sehingga virus akan ditangkap dan dimatikan," jelas Prof. Budi.

Berbeda dengan mereka yang sehat, pasien yang positif terinfeksi COVID-19 bisa mengonsumsi vitamin D dalam bentuk suplemen. Pada pasien COVID-19 vitamin D, dikatakan Prof. Budi, dapat membantu mempercepat penyembuhan. Kendati demikian, manfaat sinar matahari bisa bertahan lebih lama dibandingkan suplemen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!