Psikiater Sebut Menangis Bagus untuk Tubuh

Kamis, 30 Juli 2020 - 11:08 WIB
"Jika kamu lapar, kamu makan. Kamu menemukan makanan untuk menyelesaikan dan mengatasi ketidakseimbangan itu," sambungnya. (Baca juga: Biar Lebih Paham Pasangan, Baiknya Anda Kenali Bahasa Cinta ).

Jadi jika Anda sedih atau terluka atau marah, Anda perlu menemukan sesuatu untuk menyelesaikan ketidakseimbangan itu. Jika tidak, Anda mungkin mengekspresikan perasaan yang tidak seimbang itu dengan cara yang tidak pantas seperti memukul keluarga atau teman Anda. Pengekangan emosi dapat menghambat kemampuan untuk mengalami perasaan positif, seperti juga suka cita dan cinta.

"Menangis dan menghormati kebutuhan dan kepekaan Anda sendiri adalah bagian penting dari perawatan diri dan mencintai diri sendiri, menyadari kebutuhan seseorang dan menghormatinya untuk memberi manfaat bagi kesehatan tubuh, pikiran, dan jiwa," jelas Dr. Judith Orloff, penulis The Empath's Survival Guide: Strategi Kehidupan untuk Orang Sensitif dan seorang psikiater di University of California, Los Angeles, Fakultas Psikiatri Klinis.

Ada tiga jenis air mata meliputi air mata emosional, yang dipicu oleh perasaan yang kuat seperti sukacita atau kesedihan. Air mata basal melumasi mata Anda dan air mata refleks terlepas saat debu atau oksida bawang mengiritasi mata.

Lauren Bylsma, asisten profesor psikiatri dan psikologi di University of Pittsburgh di Pennsylvania menjelaskan bahwa manusia adalah satu-satunya mahluk yang menangis hingga dewasa dan memiliki air mata emosional, yang mungkin memiliki fungsi sosial yang lebih kompleks untuk memperoleh dukungan dan kenyamanan dari orang lain atau memiliki fungsi komunikatif atau fungsi ikatan sosial.

Jika Anda terbiasa menekan emosi, membiarkan diri menangis mungkin pertama-tama menciptakan kecemasan jika itu adalah pertama kalinya Anda membiarkan perasaan Anda muncul. Ini merupakan hal normal. Mengubah perspektif dan menuruti keinginan dapat membantu Anda secara bertahap mengatasi rasa tidak nyaman. Dengan menangis, kita bisa membiarkan diri kita menjadi rentan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!