Dukungan L’Oreal untuk Peran Perempuan dalam Sains
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:15 WIB
Kesetaraan gender menjadi hal yang penting dalam dunia sains. Foto/Dok L’Oréal Indonesia
JAKARTA - Wabah dan pandemi telah berulang kali muncul, dan sains memiliki peranan yang sangat penting dalam penanganannya. Peran perempuan juga tidak dapat dikesampingkan dalam setiap perkembangan sains.
Communications, Public Affairs, and Sustainability Director L’Oréal Indonesia Melanie Masriel menuturkan, kesetaraan gender menjadi hal yang penting dalam dunia sains. Pihaknya percaya bahwa sains dan perempuan memiliki peranan yang sangat penting dalam penanganan wabah corona di Indonesia.
“Bantuan solidaritas menjadi langkah penting dalam mendukung kesetaraan gender di bidang sains,” ujar Melanie dalam online press conference belum lama ini. (Baca Juga: Biar Lebih Paham Pasangan, Baiknya Anda Kenali Bahasa Cinta )
Melanie menuturkan, pada April 2020, L’Oréal Indonesia telah mengumumkan aksi solidaritas perusahaan guna penanggulangan pandemi virus COVID-19 di Indonesia. Secara khusus, salah satu aksi solidaritas yang dilakukan perusahaan ini adalah kontribusi dana riset genome sequencing SARS-CoV-2 kepada Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.
Communications, Public Affairs, and Sustainability Director L’Oréal Indonesia Melanie Masriel menuturkan, kesetaraan gender menjadi hal yang penting dalam dunia sains. Pihaknya percaya bahwa sains dan perempuan memiliki peranan yang sangat penting dalam penanganan wabah corona di Indonesia.
“Bantuan solidaritas menjadi langkah penting dalam mendukung kesetaraan gender di bidang sains,” ujar Melanie dalam online press conference belum lama ini. (Baca Juga: Biar Lebih Paham Pasangan, Baiknya Anda Kenali Bahasa Cinta )
Melanie menuturkan, pada April 2020, L’Oréal Indonesia telah mengumumkan aksi solidaritas perusahaan guna penanggulangan pandemi virus COVID-19 di Indonesia. Secara khusus, salah satu aksi solidaritas yang dilakukan perusahaan ini adalah kontribusi dana riset genome sequencing SARS-CoV-2 kepada Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.
Lihat Juga :