Vidi Aldiano Ungkap Alasan Mendaur Ulang Lagu Zamrud Khatuliswa
Jum'at, 31 Juli 2020 - 07:07 WIB
Lagu yang menggambarkan keindahan alam Indonesia itu dihadirkan dengan kemasan aransemen kekinian oleh Vidi Aldiano. / Foto: ist
JAKARTA - Penyanyi Vidi Aldiano kembali mengemas ulang lagu karya Guruh Soekarno Putra yang berjudul Zamrud Khatulistiwa. Lagu yang menggambarkan keindahan alam Indonesia itu dihadirkan dengan kemasan aransemen kekinian. Lagu ini sebelumnya dipopulerkan mendiang Chrisye lewat album kompilasi AkustiChrisye (1996).
(Baca juga: TXT Isi Soundtrack Animasi Populer Jepang Black Clover )
"Ini merupakan sebuah lagu karya Guruh Soekarno Putra yang paling aku suka dan sering banget aku dengarkan. Setiap acara besar diselenggarakan, lagu Zamrud Khatulistiwa selalu menjadi lagu penutup yang indah," ujar Vidi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7).
Bagi Vidi, lagu Zamrud Khatulistiwa memiliki makna untuk menghargai keberagaman, baik alam maupun masyarakat yang ada di Indonesia. " Lagu ini merupakan ungkapan rasa syukur untuk menghargai perbedaan khususnya di negara kita. Dan itu menjadi source of power, bukan pemisah," lanjut pria kelahiran Jakarta, 29 Maret 1990 itu.
Dalam memoles ulang Zamrud Khatulistiwa, Vidi Aldiano pun melibatkan Jevin Julian. Mereka berdua menghadapi tantangan besar dalam menggarap lagu ini. Pasalnya, mereka harus mampu membuatnya terdengar lebih segar tanpa menghilangkan kekuatan utama yang selama ini dikenal masyarakat.
(Baca juga: Batal Menua Bersama, Bona Akhirnya Pilih Ku Berikan Bahuku )
(Baca juga: TXT Isi Soundtrack Animasi Populer Jepang Black Clover )
"Ini merupakan sebuah lagu karya Guruh Soekarno Putra yang paling aku suka dan sering banget aku dengarkan. Setiap acara besar diselenggarakan, lagu Zamrud Khatulistiwa selalu menjadi lagu penutup yang indah," ujar Vidi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7).
Bagi Vidi, lagu Zamrud Khatulistiwa memiliki makna untuk menghargai keberagaman, baik alam maupun masyarakat yang ada di Indonesia. " Lagu ini merupakan ungkapan rasa syukur untuk menghargai perbedaan khususnya di negara kita. Dan itu menjadi source of power, bukan pemisah," lanjut pria kelahiran Jakarta, 29 Maret 1990 itu.
Dalam memoles ulang Zamrud Khatulistiwa, Vidi Aldiano pun melibatkan Jevin Julian. Mereka berdua menghadapi tantangan besar dalam menggarap lagu ini. Pasalnya, mereka harus mampu membuatnya terdengar lebih segar tanpa menghilangkan kekuatan utama yang selama ini dikenal masyarakat.
(Baca juga: Batal Menua Bersama, Bona Akhirnya Pilih Ku Berikan Bahuku )
Lihat Juga :