Coldplay Digugat Mantan Manajer Rp191 Miliar, Diduga Melanggar Kontrak

Minggu, 03 September 2023 - 18:30 WIB
Menurut sumber terdekat, Holmes merasa dikhianati oleh Coldplay. Karena itu, dia memutuskan untuk mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi di Inggris.

Dia juga ingin band tersebut membayar komisi yang menjadi haknya, sebagaimana diuraikan dalam kontrak, dan menanggung kerugian dan kerusakan sebesar keuntungan yang seharusnya dia peroleh. Termasuk semua yang menjadi haknya dari kontrak sebelumnya.

Selain itu, Holmes juga menuntut Coldplay, yang telah menjadi salah satu artis musik dengan penjualan tertinggi sepanjang masa, menegaskan kontrak untuk album ke-10 dan ke-11 telah disetujui. Perwakilan Coldplay mengatakan kontrak manajemen Holmes berakhir pada 2022, yang mana mereka memutuskan untuk tidak memulai kontrak baru.

"Masalah ini sekarang berada di tangan pengacara Coldplay dan klaim tersebut dibantah dengan keras,” kata perwakilan Coldplay.

Baca Juga: Ini Alasan Coldplay Gelar Konser di Singapura Jadi 6 Hari

Holmes telah bekerja dengan Coldplay selama lebih dari dua dekade. Dia mengelola rekaman dan pertunjukan live mereka sejak X&Y pada 2005, album studio ketiga mereka. Selama bersama, dia membantu rekaman dan perilisan tujuh album dan enam tur, termasuk tur dunia Music of the Spheres yang merupakan salah satu tur terlaris sepanjang masa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!