CERMIN: MD Pictures (seharusnya) Bisa Bikin Film Horor yang Inventif
Jum'at, 22 September 2023 - 14:26 WIB
Kita juga akan berkenalan dengan sidekick Hao bernama Rida yang kenes dengan lontaran celetukan yang mudah mengundang tawa. Keduanya rajin mengadakan seminar untuk tujuan jelas: mencari uang. Rida bahkan menegaskan dirinya sebagai manajer Hao, sebuah posisi yang langsung membuat penonton mengerti bahwa Rida tak pernah diplot sebagai love interest Hao.
Hingga di sebuah seminar, keduanya didatangi pasangan suami istri, Bapak dan Ibu Sudjatmiko. Keduanya sedang kesusahan karena putri kesayangan mereka sudah menghilang selama dua hari entah ke mana. Bukannya mengadukan nasib anaknya ke polisi, mereka memilih meminta tolong pada Hao. Belum ketahuan bagaimana pasutri ini sampai tahu lokasi Hao mengadakan seminar. Tapi Hao tahu bahwa ia mesti menolong mereka.
Lantasdimulailah petualangan mendebarkan itu. Awi mengeksekusi skenario dengan pendekatan sinematografi yang menarik. Kita melihat gambar-gambar lebar dan sesekali sudut-sudut tak lazim dengan tata cahaya yang memukau. Kita melihat penampakan demi penampakan tak disebar dengan sembrono dan dihitung dengan cermat.
Kita juga melihat bagaimana Awi mendorong aspek teknis filmnya ke tingkat maksimal. Rasanya hingga hari ini bisa jadi Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul adalah film horor lokal dengan pencapaian teknis mengagumkan.
Namun teknis selalu bisa dicapai dengan biaya produksi yang memadai. Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul memperlihatkan itu semua. MD Pictures seharusnya bisa menyodorkan kisah yang inventif, segar, dan mengejutkan. Ini memang sesuatu yang tak bisa dibeli dengan uang. Seperti Talk To Me yang berangkat dari premis yang mirip betul dengan Jelangkung tapi cerita didorong ke arah tak terduga-duga dan memberi kejutan yang menyenangkan penonton.
Inventif atau inovasi memang menjadi sesuatu yang mahal dalam dunia film. Karena sering kali kata tersebut tak ada kaitannya dengan uang. Dengan pencapaian yang telah dilakukannya sejauh ini, MD Pictures bisa memproduksi film apa pun yang mereka mau.
Baca Juga: 7 Drama Korea Rating Tinggi dengan Penipu dan Pencuri sebagai Karakter Utama
Namun mungkin MD Pictures pun perlu untuk mulai memikirkan memberikan sesuatu yang segar kepada penonton, bukan sekadar membeli lisensi cerita yang sudah populer atau mengulang-ulang formula horor yang sudah dihafal oleh penonton yang menggemari genre ini. Kita boleh berharap suatu hari MD Pictures bisa menyajikan kisah horor dari cerita asli dengan pendekatan yang segar, dengan sutradara baru yang berani keluar dari pakem horor formulaic.
Hingga di sebuah seminar, keduanya didatangi pasangan suami istri, Bapak dan Ibu Sudjatmiko. Keduanya sedang kesusahan karena putri kesayangan mereka sudah menghilang selama dua hari entah ke mana. Bukannya mengadukan nasib anaknya ke polisi, mereka memilih meminta tolong pada Hao. Belum ketahuan bagaimana pasutri ini sampai tahu lokasi Hao mengadakan seminar. Tapi Hao tahu bahwa ia mesti menolong mereka.
Lantasdimulailah petualangan mendebarkan itu. Awi mengeksekusi skenario dengan pendekatan sinematografi yang menarik. Kita melihat gambar-gambar lebar dan sesekali sudut-sudut tak lazim dengan tata cahaya yang memukau. Kita melihat penampakan demi penampakan tak disebar dengan sembrono dan dihitung dengan cermat.
Kita juga melihat bagaimana Awi mendorong aspek teknis filmnya ke tingkat maksimal. Rasanya hingga hari ini bisa jadi Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul adalah film horor lokal dengan pencapaian teknis mengagumkan.
Namun teknis selalu bisa dicapai dengan biaya produksi yang memadai. Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul memperlihatkan itu semua. MD Pictures seharusnya bisa menyodorkan kisah yang inventif, segar, dan mengejutkan. Ini memang sesuatu yang tak bisa dibeli dengan uang. Seperti Talk To Me yang berangkat dari premis yang mirip betul dengan Jelangkung tapi cerita didorong ke arah tak terduga-duga dan memberi kejutan yang menyenangkan penonton.
Inventif atau inovasi memang menjadi sesuatu yang mahal dalam dunia film. Karena sering kali kata tersebut tak ada kaitannya dengan uang. Dengan pencapaian yang telah dilakukannya sejauh ini, MD Pictures bisa memproduksi film apa pun yang mereka mau.
Baca Juga: 7 Drama Korea Rating Tinggi dengan Penipu dan Pencuri sebagai Karakter Utama
Namun mungkin MD Pictures pun perlu untuk mulai memikirkan memberikan sesuatu yang segar kepada penonton, bukan sekadar membeli lisensi cerita yang sudah populer atau mengulang-ulang formula horor yang sudah dihafal oleh penonton yang menggemari genre ini. Kita boleh berharap suatu hari MD Pictures bisa menyajikan kisah horor dari cerita asli dengan pendekatan yang segar, dengan sutradara baru yang berani keluar dari pakem horor formulaic.
Lihat Juga :