2 Siswa Binus School Sukses Bikin Mesin Pembuat Tempe, Siap Dipasarkan ke Eropa
Rabu, 27 September 2023 - 20:15 WIB
Dia melanjutkan, mesin yang dibuat oleh dua siswa Binus School Simprug itu mampu menyederhanakan proses pembuatan tempe secara konvensional. Bahkan jauh lebih higienis dan rendah polusi.
"Mesin ini bisa mengolah setengah hingga satu kilo kedelai," jelasnya.
Sementara Kenneth William Santoso dan Davrell Mylka Jowkins menjelaskan, konsep di balik mesin pembuat tempe portable tersebut relatif sederhana. Cara kerjanya melibatkan pengendalian seluruh tahapan pengolahan tempe, mulai langkah awal seperti pencucian, perebusan, hingga pembuangan kedelai dan sekam.
"Langkah pertama mesin adalah merendam kedelai selama 6 jam sambil bergetar bolak-balik untuk memastikan terpisahnya kulit dari biji. Kedua, mesin akan merendam kedelai dan air hingga suhu mendidih. Ketiga, mesin akan meningkatkan kecepatan putarannya untuk memastikan pemisahan mutlak kulit dari bijinya," jelas Davrell.
Baca Juga: Tempe Semakin Dikenal di New York!
Mesin pembuat tempe portable siap dijual ke Eropa. Foto/MPI/Wahyu Sibarani
"Mesin ini bisa mengolah setengah hingga satu kilo kedelai," jelasnya.
Sementara Kenneth William Santoso dan Davrell Mylka Jowkins menjelaskan, konsep di balik mesin pembuat tempe portable tersebut relatif sederhana. Cara kerjanya melibatkan pengendalian seluruh tahapan pengolahan tempe, mulai langkah awal seperti pencucian, perebusan, hingga pembuangan kedelai dan sekam.
"Langkah pertama mesin adalah merendam kedelai selama 6 jam sambil bergetar bolak-balik untuk memastikan terpisahnya kulit dari biji. Kedua, mesin akan merendam kedelai dan air hingga suhu mendidih. Ketiga, mesin akan meningkatkan kecepatan putarannya untuk memastikan pemisahan mutlak kulit dari bijinya," jelas Davrell.
Baca Juga: Tempe Semakin Dikenal di New York!
Mesin pembuat tempe portable siap dijual ke Eropa. Foto/MPI/Wahyu Sibarani
Lihat Juga :