Mengenal Alat-Alat Membatik, dari Canting hingga Zat Pewarna

Minggu, 01 Oktober 2023 - 18:06 WIB
Cucuk merupakan bagian paling ujung canting yang seperti selang melengkung dengan bahan tembaga untuk mengalirkan malam keluar dari nyamplung.

Sedangkan nyamplung merupakan tempat menampung malam. Gagang merupakan bagian pangkal yang kamu pegang dengan bahannya terbuat dari kayu atau bambu.

2. Kain Mori

Kain mori merupakan bahan utama yang digunakan untuk membuat batik tulis. Kain mori terbuat dari serat alam seperti sutra, katun dan rayon. Teksturnya lembut sehingga cocok untuk membatik. Kain yang digunakan yaitu kain yang dapat dengan mudah menyerap zat-zat pewarna batik.

3. Malam atau Lilin

Lilin atau yang biasa dikenal sebagai malam merupakan bahan utama yang digunakan dalam proses pembuatan batik tulis. Selain itu, malam juga digunakan pada pembuatan batik cap. Malam berwarna coklat, terbuat dari parafin, getah pinus dan lemak hewan.

4. Wajan dan Kompor Kecil

Wajan dan kompor kecil berfungsi untum memanaskan malam sehingga lebih mudah menempel pada kain nantinya saat digunakan pada proses membatik.

Baca Juga: Wamenparekraf: Istana Berbatik Momentum untuk Promosikan Batik agar Mendunia

5 Gawangan

Gawangan merupakan alat membuat batik yang digunakan untuk membentangkan atau menggelar kain saat proses membatik berlangsung. Bahan gawangan ini bisa berupa kayu atau pun bambu. Umumnya para pengrajin batik jaman dulu memiliki gawangan yang diberi hiasan pada bagian atasnya.

6. Zat Pewarna

Larutan atau zat pewarna pada industri batik terdiri dari dua macam yaitu zat pewarna alami dan zat pewarna sintetis atau buatan. Zat pewarna alami batik berasal dari berbagai bahan alam sementara zat pewarna buatan terbuat dari senyawa zat kimia yang dibuat secara khusus sehingga menghasilkan berbagai macam warna.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!