Perawatan Sulit dan Risiko Kematian Tinggi, Yuk! Deteksi Dini untuk Mencegah Kanker

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 12:26 WIB
President Executive Club (PEC) Forum yang mengangkat tema
JAKARTA - Deteksi dini tanda atau gejala kanker penting dilakukan penting dilakukan, terutama bagi seseorang yang punya keturunan atau riwayat penderita kanker di keluarganya. Sebab, kanker merupakan penyakit yang punya perawatan yang sulit dan sering membuat nyawa penderita melayang jika ditemukan dalam stadium lanjut.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) telah memfokuskan pada upaya promotif dan preventif sebagai arah pembangunan kesehatan. Hal ini diwujudkan – salah satunya – peningkatan layanan primer di Puskesmas dan Posyandu, serta menyediakan alat pemeriksaan yang memadai plus didukung dengan ketersediaan tenaga kesehatan andal. Sehingga, fasilitas layanan kesehatan primer fokusnya bukan memberikan pelayanan sekunder atau rujukan, tapi pelayanan pencegahan.



Selain itu, Kemenkes juga melakukan pendekatan melalui strategi 4 pilar untuk menyikapi permasalahan kanker, yaitu promosi kesehatan, perlindungan khusus, deteksi dini, dan penanganan kasus. Di mana pilar promosi kesehatan dan deteksi dini jadi ujung tombak Kemenkes agar jumlah kasus dan kematian akibat kanker bisa ditekan.

Baca Juga : Dikira Kena Flu, Wanita Ini Idap Penyakit Misterius yang Bikin Wajahnya Lumpuh

Pasalnya, anggaran upaya kuratif sebelumnya memakan lebih besar dan salah satu yang memakan biaya paling besar ialah penyakit kanker. Menurut data BPJS Kesehatan tahun 2020, kanker merupakan penyakit katastropik dengan pembiayaan terbesar kedua, yaitu sekitar 3.5 triliun rupiah. Beban pembiayaan bisa mencapai sebesar itu karena 70% kanker ditemukan pada stadium lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!