Pentingnya Menangani Remaja Rentan Depresi, Begini Caranya
Senin, 16 Oktober 2023 - 15:31 WIB
Secara fisik usia remaja merupakan periode paling sehat sepanjang siklus kehidupan. Namun disisi lain, angka kesakitan dan kematian usia remaja akhir menyebabkan adanya peningkatan hingga 200 persen. Permasalahanannya adalah ketidakmampuan remaja dalam mengendalikan perilaku dan mengelola emosi.
Peningkatan yang terjadi tentunya bukan tanpa alasan. Adanya gangguan mental emosional menyebabkan remaja itu sendiri rentan terkena depresi . Area otak remaja mengalami maturasi lebih cepat dan berkembang secara konstan dibanding area lainnya, sehingga menyebabkan remaja cenderung melakukan perilaku beresiko dan impulsif, serta kurang mempertimbangkan dengan konsekuensi yang didapat.
Untuk itu, pentingnya peran orang dewasa saat kondisi seperti ini perlu dilakukan. Membimbing dan jadi penutan bagi remaja lewat membangun kecerdasan emosi dalam menentukan pilihan, selain itu mengevaluasi risiko dan mengantisipasi konsekuensidari setiap pilihan yang diambil juga perlu dilakukan. Alihkan perhatian dan energi ke aktivitas positif agar kesehatan mental tetap terjaga.
Di sisi lain, pengobatan yang melibatkan pendekatan holistik juga diperlukan, berupa terapi obat dan terapi psikologis:
1. Terapi Obat: Dokter dapat meresepkan antidepresan untuk membantu mengurangi gejala depresi . Antidepresan yang umum digunakan termasuk SSRIs (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors), SNRIs (Serotonin-Norepinephrine Reuptake Inhibitors), dan trisiklik.
Peningkatan yang terjadi tentunya bukan tanpa alasan. Adanya gangguan mental emosional menyebabkan remaja itu sendiri rentan terkena depresi . Area otak remaja mengalami maturasi lebih cepat dan berkembang secara konstan dibanding area lainnya, sehingga menyebabkan remaja cenderung melakukan perilaku beresiko dan impulsif, serta kurang mempertimbangkan dengan konsekuensi yang didapat.
Untuk itu, pentingnya peran orang dewasa saat kondisi seperti ini perlu dilakukan. Membimbing dan jadi penutan bagi remaja lewat membangun kecerdasan emosi dalam menentukan pilihan, selain itu mengevaluasi risiko dan mengantisipasi konsekuensidari setiap pilihan yang diambil juga perlu dilakukan. Alihkan perhatian dan energi ke aktivitas positif agar kesehatan mental tetap terjaga.
Di sisi lain, pengobatan yang melibatkan pendekatan holistik juga diperlukan, berupa terapi obat dan terapi psikologis:
1. Terapi Obat: Dokter dapat meresepkan antidepresan untuk membantu mengurangi gejala depresi . Antidepresan yang umum digunakan termasuk SSRIs (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors), SNRIs (Serotonin-Norepinephrine Reuptake Inhibitors), dan trisiklik.
Lihat Juga :