Kenjaku Ditantang Hanezoki dan Takaba di Jujutsu Kaisen 239
Kamis, 19 Oktober 2023 - 19:19 WIB
Berjudul Penyintas Bodoh, Jujutsu Kaisen Chapter 239 dimulai dengan perubahan sudut pandang. Seorang cewek dengan rambut berwarna cerah dan mata kosong, yang mirip Takako Uro, terlihat berlari menuju seseorang. Dia mencaci maki Kenjaku atas semua yang terjadi di Culling Game.
Menurut dia, Kenjaku memberi mereka harapan dengan mengubah mereka menjadi Obyek Kutukan sehingga mereka bisa unggul di Culling Game. Tapi, kini, dia dengan kejam menghabisi mereka yang dia bantu bereinkarnasi. Tapi, cewek itu lantas terjebak di dalam Kutukan mirip ubur-ubur.
Kenjaku, yang duduk di atas pohon, mengatakan pada cewek itu kalau setiap penyihir, mau dari masa lalu atau sekarang, sama seperti bumbu dan air baginya. Dia akan terus menambah salah satunya sampai rasa masakannya seimbang dan dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Kenjaku menyegel kepala cewek itu dan membunuhnya. Dia mengatakan, dia telah memasang pelacak di setiap Obyek Kutukan. Makanya, mudah baginya untuk menelusuri penyihir yang bereinkarnasi.
Foto: SportsKeeda
Tiba-tiba, Iori Hazenoki muncul dan menghadang Kenjaku. Tapi, ketika Kenjaku memintanya menjadi temannya, Hazenoki langsung menolaknya. Kenjaku menghentikan obrolan mereka untuk menonton pertarungan Satoru dan Sukuna. Ini menunjukkan kalau peristiwa di chapter 239 itu terjadi di masa lampau.
Kenjaku menyadari kalau Sukuna telah memperluas jangkauan Teknik Kutukannya untuk mengalahkan Satoru. Kenjaku telah meninggalkan Roh Kutukan di sekitar Shinjuku untuk memonitor masuk dan keluarnya penyihir dengan memonitor jumlah total Energi Kutukan. Tapi, orang seperti Yuta punya Energi Kutukan yang cukup untuk dimonitor secara individu.
Kenjaku berkomentar kalau dengan Maki Zenin yang terkaruniai secara fisik yang sudah bangkit dan pengguna Teknik Kutukan tipe Teleportasi Spasial seperti Ui Ui, maka kubu lain punya lebih banyak umpan ketimbang hanya penyihir. Makanya, dia harus bertindak sesuai kondisi. Kenjaku lantas menyerang Hazenoki, yang berusaha kabur dengan melemparkan gigi peledak ke arahnya tapi gagal.
Menurut dia, Kenjaku memberi mereka harapan dengan mengubah mereka menjadi Obyek Kutukan sehingga mereka bisa unggul di Culling Game. Tapi, kini, dia dengan kejam menghabisi mereka yang dia bantu bereinkarnasi. Tapi, cewek itu lantas terjebak di dalam Kutukan mirip ubur-ubur.
Kenjaku, yang duduk di atas pohon, mengatakan pada cewek itu kalau setiap penyihir, mau dari masa lalu atau sekarang, sama seperti bumbu dan air baginya. Dia akan terus menambah salah satunya sampai rasa masakannya seimbang dan dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Kenjaku menyegel kepala cewek itu dan membunuhnya. Dia mengatakan, dia telah memasang pelacak di setiap Obyek Kutukan. Makanya, mudah baginya untuk menelusuri penyihir yang bereinkarnasi.
Foto: SportsKeeda
Tiba-tiba, Iori Hazenoki muncul dan menghadang Kenjaku. Tapi, ketika Kenjaku memintanya menjadi temannya, Hazenoki langsung menolaknya. Kenjaku menghentikan obrolan mereka untuk menonton pertarungan Satoru dan Sukuna. Ini menunjukkan kalau peristiwa di chapter 239 itu terjadi di masa lampau.
Kenjaku menyadari kalau Sukuna telah memperluas jangkauan Teknik Kutukannya untuk mengalahkan Satoru. Kenjaku telah meninggalkan Roh Kutukan di sekitar Shinjuku untuk memonitor masuk dan keluarnya penyihir dengan memonitor jumlah total Energi Kutukan. Tapi, orang seperti Yuta punya Energi Kutukan yang cukup untuk dimonitor secara individu.
Kenjaku berkomentar kalau dengan Maki Zenin yang terkaruniai secara fisik yang sudah bangkit dan pengguna Teknik Kutukan tipe Teleportasi Spasial seperti Ui Ui, maka kubu lain punya lebih banyak umpan ketimbang hanya penyihir. Makanya, dia harus bertindak sesuai kondisi. Kenjaku lantas menyerang Hazenoki, yang berusaha kabur dengan melemparkan gigi peledak ke arahnya tapi gagal.
Lihat Juga :