Review Film Telor Ceplok: Retak Rumah Tangga karena Makanan
Rabu, 15 November 2023 - 13:28 WIB
Film pendek Telor Ceplok menggambarkan riak dalam rumah tangga yang terjadi hanya karena menu telur ceplok yang sederhana. Foto/Shutter Pictures
JAKARTA - Film Telor Ceplok(The Sunny Side Up Story) yang diadaptasi dari cerita pendek karya Ginanjar Teguh (Gin Teguh) di majalahFemina, ini dimulai dengan seorang istri yang membuatkan sarapan pagi kesukaan suaminya: telur ceplok.
Tetapi ternyata telur ceplok yang diinginkan suaminya bukan telur ceplok pada umumnya, melainkan yang spesial dengan resep rahasia.
Tahun 2019, pernah ada juga film panjang tentang pernikahan, berjudulWedding Agreement yang berdurasi 1 jam 40 menit. Kisahnyadibuka dengan adegan pernikahan Tari dan Bian. Namun dalam pernikahan itu, Bian tampak terpaksa dan tidak bahagia karena ini memang pernikahan hasil perjodohan.
Baca Juga: Review Film How Explain It: Malu-malu Mau Bicara Seks
Adegan berlanjut ketika Tari dan Bian sudah menjadi suami istri. Di rumah mereka, Bian menyodorkan sebuah surat kontrak pada Tari. Surat tersebut berisi perjanjian yang mengatur lama waktu pernikahan serta aturan-aturan dalam rumah tangga.
Intinya, Bian hanya menganggap Tari sebagai perempuan yang tinggal satu atap dengannya, tapi ia enggan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai suami. Bian juga tidak menuntut Tari untuk mengerjakan tugas-tugasnya sebagai seorang istri. Sementara Bian juga masih tetap berhubungan dengan Sarah, kekasih yang tadinya ingin dinikahinya.
Foto: Shutter Pictures
Begitupun ada masanya Bian dan Tari tampak romantis dalam acara-acara tertentu. Karena hampir setiap hari bertemu dan bersama, ibarat pepatah Jawa yang sudah tidak asing lagi buat kita, witing tresno jalaran soko kulino yang artinya cinta hadir karena terbiasa dan lama-kelamaan membuat Bian luluh dan jatuh cinta pada Tari. Bian lantas berniat untuk meninggalkan Sarah dan menerima Tari sebagai istrinya.
Dari film Wedding Agreement, kita bisa banyak belajar bahwa kehidupan pernikahan tidaklah selalu indah. Ada banyak konflik-konflik yang harus dihadapi bersama pasangan untuk bisa selalu bersama.
Tetapi ternyata telur ceplok yang diinginkan suaminya bukan telur ceplok pada umumnya, melainkan yang spesial dengan resep rahasia.
Tahun 2019, pernah ada juga film panjang tentang pernikahan, berjudulWedding Agreement yang berdurasi 1 jam 40 menit. Kisahnyadibuka dengan adegan pernikahan Tari dan Bian. Namun dalam pernikahan itu, Bian tampak terpaksa dan tidak bahagia karena ini memang pernikahan hasil perjodohan.
Baca Juga: Review Film How Explain It: Malu-malu Mau Bicara Seks
Adegan berlanjut ketika Tari dan Bian sudah menjadi suami istri. Di rumah mereka, Bian menyodorkan sebuah surat kontrak pada Tari. Surat tersebut berisi perjanjian yang mengatur lama waktu pernikahan serta aturan-aturan dalam rumah tangga.
Intinya, Bian hanya menganggap Tari sebagai perempuan yang tinggal satu atap dengannya, tapi ia enggan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai suami. Bian juga tidak menuntut Tari untuk mengerjakan tugas-tugasnya sebagai seorang istri. Sementara Bian juga masih tetap berhubungan dengan Sarah, kekasih yang tadinya ingin dinikahinya.
Foto: Shutter Pictures
Begitupun ada masanya Bian dan Tari tampak romantis dalam acara-acara tertentu. Karena hampir setiap hari bertemu dan bersama, ibarat pepatah Jawa yang sudah tidak asing lagi buat kita, witing tresno jalaran soko kulino yang artinya cinta hadir karena terbiasa dan lama-kelamaan membuat Bian luluh dan jatuh cinta pada Tari. Bian lantas berniat untuk meninggalkan Sarah dan menerima Tari sebagai istrinya.
Dari film Wedding Agreement, kita bisa banyak belajar bahwa kehidupan pernikahan tidaklah selalu indah. Ada banyak konflik-konflik yang harus dihadapi bersama pasangan untuk bisa selalu bersama.
Lihat Juga :