Metode Wolbachia Jadi Kontroversi, Peneliti UGM: Bukan Hasil Rekayasa Genetik
Sabtu, 18 November 2023 - 17:15 WIB
Prof Adi Utarini mengatakan teknologi ini mempunyai tujuan untuk menurunkan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia.
Wolbachia merupakan bakteri yang hanya dapat hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. Sehingga wolbachia tidak bisa bertahan hidup di luar sel tubuh serangga inangnya karena sudah memiliki sifat alami di dalam tubuh nyamuk aedes albopictus.
“Bakteri wolbachia maupun nyamuk sebagai inangnya bukanlah organisme hasil dari modifikasi genetik yang dilakukan di laboratorium. Secara materi genetik baik dari nyamuk maupun bakteri wolbachia yang digunakan, identik dengan organisme yang ditemukan di alam,” kata Prof Adi Utarini dikutip dalam keterangan resmi yang didapat MNC Portal Indonesia, Sabtu (18/11/2023).
Wolbachia memiliki peran sebagai memblok replikasi virus dengue di dalam tubuh nyamuk, maka akibatnya nyamuk yang mengandung wolbachia tidak akan mampu untuk menularkan virus dengue, ketika nyamuk itu menghisap darah yang terinfeksi virus dengue.
Hal itu lantaran di dalam telur nyamuk yang terdapat wolbachia akan membuat bakteri diturunkan satu per satu, dari generasi nyamuk ke generasi lainnya. Sehingga dampak perlindungan wolbachia terhadap penularan dengue bersifat berkelanjutan atau sustainable.
Wolbachia merupakan bakteri yang hanya dapat hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. Sehingga wolbachia tidak bisa bertahan hidup di luar sel tubuh serangga inangnya karena sudah memiliki sifat alami di dalam tubuh nyamuk aedes albopictus.
“Bakteri wolbachia maupun nyamuk sebagai inangnya bukanlah organisme hasil dari modifikasi genetik yang dilakukan di laboratorium. Secara materi genetik baik dari nyamuk maupun bakteri wolbachia yang digunakan, identik dengan organisme yang ditemukan di alam,” kata Prof Adi Utarini dikutip dalam keterangan resmi yang didapat MNC Portal Indonesia, Sabtu (18/11/2023).
Wolbachia memiliki peran sebagai memblok replikasi virus dengue di dalam tubuh nyamuk, maka akibatnya nyamuk yang mengandung wolbachia tidak akan mampu untuk menularkan virus dengue, ketika nyamuk itu menghisap darah yang terinfeksi virus dengue.
Hal itu lantaran di dalam telur nyamuk yang terdapat wolbachia akan membuat bakteri diturunkan satu per satu, dari generasi nyamuk ke generasi lainnya. Sehingga dampak perlindungan wolbachia terhadap penularan dengue bersifat berkelanjutan atau sustainable.
Lihat Juga :