Ahli Sebut Cuaca Salah Satu Penyebab Peningkatan Kasus COVID-19 di Sejumlah Negara
Rabu, 06 Desember 2023 - 08:55 WIB
Kasus COVID-19 kembali mengalami peningkatan di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat. Foto Ilustrasi/Shutterstock
JAKARTA - Kasus COVID-19 kembali mengalami peningkatan di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat. Pelonjakan kasus ini terjadi karena adanya subvarian baru EG.5 dan turunannya yaitu HV.1.
Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia dr Dicky Budiman mengemukakan, beberapa negara yang mengalami peningkatan kasus COVID-19 mayoritas sedang mengalami musim dingin atau musim hujan yang menyebabkan potensi penularannya semakin meningkat.
“Dua kondisi yang membuat pergerakan manusia lebih banyak di dalam ruangan atau berkerumun. Ini yang membuat potensi terjadinya penularan infeksi saluran napas, termasuk COVID-19 menjadi semakin meningkat,” jelas dr Dicky kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: 10 Penyakit yang Sering Muncul ketika Musim Hujan, Gejala dan Cara Mencegah
Meskipun telah mendapatkan imunitas terhadap COVID-19, dr Dicky menjelaskan bahwa faktor lain yang menyebabkan peningkatan kasus secara signifikan ini karena semakin lama akan semakin menurun proteksi tubuh terhadap infeksi virus baru.
Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia dr Dicky Budiman mengemukakan, beberapa negara yang mengalami peningkatan kasus COVID-19 mayoritas sedang mengalami musim dingin atau musim hujan yang menyebabkan potensi penularannya semakin meningkat.
“Dua kondisi yang membuat pergerakan manusia lebih banyak di dalam ruangan atau berkerumun. Ini yang membuat potensi terjadinya penularan infeksi saluran napas, termasuk COVID-19 menjadi semakin meningkat,” jelas dr Dicky kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: 10 Penyakit yang Sering Muncul ketika Musim Hujan, Gejala dan Cara Mencegah
Meskipun telah mendapatkan imunitas terhadap COVID-19, dr Dicky menjelaskan bahwa faktor lain yang menyebabkan peningkatan kasus secara signifikan ini karena semakin lama akan semakin menurun proteksi tubuh terhadap infeksi virus baru.
Lihat Juga :