5 Fakta Manoushe Lebanon, Warisan Budaya Takbenda UNESCO
Jum'at, 08 Desember 2023 - 14:22 WIB
Roti ini kemudian ditusuk-tusuk dengan garpu untuk membuat pola yang unik, dan diolesi dengan topping pilihan sebelum dipanggang di oven atau tava (wajan datar). Roti asal Lebanon memiliki tekstur yang renyah di pinggir dan lembut di tengah, dengan rasa yang bervariasi tergantung pada toppingnya.
Dilansir dari laman 196flavors, nama Manoushe berasal dari kata Arab منقوشة (manqusha) yang berarti “terukir” atau “terpahat”. Ini mengacu pada pola yang dibuat oleh adonan yang ditusuk-tusuk dengan garpu sebelum dipanggang.
Kata Manoushe juga merupakan bentuk tunggal dari kata مناقيش (manaqish) yang berarti “roti-roti pipih” dalam bahasa Arab. Manoushe adalah makanan yang populer di negara-negara Timur Tengah.
Dikutip dari Linsfood, topping paling populer dan terkenal untuk Manoushe adalah za’atar, yaitu campuran rempah-rempah dari Timur Tengah yang terdiri dari thyme, biji wijen, dan sumac. Za’atar memiliki aroma yang kuat dan menyegarkan.
Baca Juga 13 Warisan Budaya Dunia Takbenda UNESCO di Indonesia, Terbaru Budaya Sehat Jamu
2. Arti Nama Manoushe
Dilansir dari laman 196flavors, nama Manoushe berasal dari kata Arab منقوشة (manqusha) yang berarti “terukir” atau “terpahat”. Ini mengacu pada pola yang dibuat oleh adonan yang ditusuk-tusuk dengan garpu sebelum dipanggang.
Kata Manoushe juga merupakan bentuk tunggal dari kata مناقيش (manaqish) yang berarti “roti-roti pipih” dalam bahasa Arab. Manoushe adalah makanan yang populer di negara-negara Timur Tengah.
3. Topping Terkenal untuk Manoushe
Dikutip dari Linsfood, topping paling populer dan terkenal untuk Manoushe adalah za’atar, yaitu campuran rempah-rempah dari Timur Tengah yang terdiri dari thyme, biji wijen, dan sumac. Za’atar memiliki aroma yang kuat dan menyegarkan.
Baca Juga 13 Warisan Budaya Dunia Takbenda UNESCO di Indonesia, Terbaru Budaya Sehat Jamu
Lihat Juga :