Studi: Kaum Milenial Rentan Alami Penuaan Dini, Obesitas Pemicunya
Kamis, 14 Desember 2023 - 15:32 WIB
“Ini berarti mereka mempunyai risiko lebih besar terhadap kondisi kronis jangka panjang seperti obesitas, diabetes, kanker, dan penyakit jantung yang semuanya dapat mempercepat proses penuaan,” ujar Profesor Jung, dilansir dari laman South China Morning Post, Kamis (14/12/2023).
Jung mengatakan, ada sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini. Mulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan olahan secara berlebihan, termasuk makanan dengan tambahan gula, kurang melakukan aktifivitas fisik, kehidupan kerja yang buruk, serta faktor ekonomi.
Baca Juga: 8 Efek Mandi Malam untuk Kesehatan, Awas Bisa Berakibat Buruk!
Sebuah studi nasional yang dilakukan oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea menunjukkan lebih dari separuh pria berusia 30 dan 40-an mengalami obesitas.
Sebelum pandemi Covid-19, prevalensi obesitas pada kelompok usia ini sedikit lebih rendah, masing-masing sebesar 48,9 persen dan 46,2 persen.
Meskipun tingkat obesitas pada wanita tidak setinggi pada pria, namun pada 2022, sebanyak 19 persen wanita berusia 30-an dan 19,7 persen wanita berusia 40-an, banyak yang cenderung bertubuh kurus namun mengidap obesitas.
“Mereka memiliki persentase lemak tubuh yang relatif tinggi serta kurangnya otot di lengan dan kaki. Studi menunjukkan bahwa pengecilan otot dikenal sebagai sarcopenia, baik secara mandiri maupun dikombinasikan dengan lemak tubuh, meningkatkan risiko gangguan kognitif, yang merupakan salah satu pemicu penuaan,” tutur Profesor Jung.
Jung mengatakan, ada sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini. Mulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan olahan secara berlebihan, termasuk makanan dengan tambahan gula, kurang melakukan aktifivitas fisik, kehidupan kerja yang buruk, serta faktor ekonomi.
Baca Juga: 8 Efek Mandi Malam untuk Kesehatan, Awas Bisa Berakibat Buruk!
Hubungan Obesitas dengan Penuaan Dini
Selain itu, banyak penelitian yang juga mengaitkan obesitas dengan percepatan proses penuaan. Pasalnya, obesitas berkontribusi terhadap kerusakan DNA yang terjadi seiring bertambahnya usia.Sebuah studi nasional yang dilakukan oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea menunjukkan lebih dari separuh pria berusia 30 dan 40-an mengalami obesitas.
Sebelum pandemi Covid-19, prevalensi obesitas pada kelompok usia ini sedikit lebih rendah, masing-masing sebesar 48,9 persen dan 46,2 persen.
Meskipun tingkat obesitas pada wanita tidak setinggi pada pria, namun pada 2022, sebanyak 19 persen wanita berusia 30-an dan 19,7 persen wanita berusia 40-an, banyak yang cenderung bertubuh kurus namun mengidap obesitas.
“Mereka memiliki persentase lemak tubuh yang relatif tinggi serta kurangnya otot di lengan dan kaki. Studi menunjukkan bahwa pengecilan otot dikenal sebagai sarcopenia, baik secara mandiri maupun dikombinasikan dengan lemak tubuh, meningkatkan risiko gangguan kognitif, yang merupakan salah satu pemicu penuaan,” tutur Profesor Jung.
Lihat Juga :