3 Perbedaan Operasi ERACS dan Caesar Biasa, Ibu Hamil Harus Tahu!

Rabu, 03 Januari 2024 - 10:21 WIB
- Penggabungan poin-poin di atas bisa mengurangi pemberian obat opioid setelah operasi hingga sebesar 30-50%. Hal ini berguna untuk mempercepat hilangnya rasa sakit pascaoperasi, sekaligus menurunkan risiko ibu hamil mengalami kelelahan, mual, dan sembelit pascaoperasi.

Baca Juga: Rutin Makan Bengkuang Bisa Bikin Kulit Calon Bayi Putih, Mitos atau Fakta?

3. Masa Pemulihan

Nah ini salah satu hal mencolok yang membedakan metode persalinan ERACS dengan operasi caesar biasa, yakni masa pemulihannya yang lebih cepat. Ini bisa terjadi karena:

- Penghentian pemberian cairan infus lebih awal.

- Pelepasan kateter urine lebih awal.

- Ibu boleh segera mengonsumsi makanan dan minuman.

Pada umumnya, semua pasien bisa menggunakan teknik ERACS saat persalinan. Akan tetapi, meski jarang ditemukan, kondisi ibu hamil dengan skoliosis dan kegemukan memang cukup sulit melahirkan dengan teknik ERACS. Namun umumnya dokter anestesi bisa mengatasinya dengan baik untuk proses pembiusan selama operasi.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!