Ini Manfaat Diagnosis Kanker Payudara HER2 Low Terbaru
Jum'at, 05 Januari 2024 - 01:30 WIB
Setelah diagnosis kanker payudara awal, jaringan dari tumor akan dikirim untuk pengujian khusus yang disebut uji imunohistokimia (IHK). Uji ini akan menunjukkan seberapa banyak HER2 berada di permukaan sel kanker.
Jika skor IHK tiga, tumor itu HER2 positif. Selama bertahun-tahun, skor kurang dari tiga dianggap HER2 negatif. Sekarang, berkat pengujian yang lebih rinci, ada nama untuk Tingkat HER2 antara 1 dan 2 yakni HER2 Low. Skor nol disebut HER2 negatif.
Jika skor IHK adalah 2, maka diperlukan pengujian fluoresensi in situ hibridisasi (FISH) untuk menentukan apakah HER2 positif atau negatif. Teknik patologi ini untuk melihat gen yang mengkode HER2 dan melihat berapa banyak salinan yang ada.
Jika hasil uji FISH positif, maka HER2 positif. Jika FISH negatif, maka HER2 Low. Setelah klasifikasi selesai, tim medis Anda dapat merekomendasikan rencana pengobatan paling tepat untuk Anda.
Baca Juga: Ini Gejala Awal Kanker Payudara, Usia 35 Tahun Wajib Waspada!
Untuk pasien dengan penyakit yang baru didiagnosis dan belum menyebar, pengobatan standar adalah kemoterapi, terapi endokrin, atau imunoterapi.
Jika skor IHK tiga, tumor itu HER2 positif. Selama bertahun-tahun, skor kurang dari tiga dianggap HER2 negatif. Sekarang, berkat pengujian yang lebih rinci, ada nama untuk Tingkat HER2 antara 1 dan 2 yakni HER2 Low. Skor nol disebut HER2 negatif.
Jika skor IHK adalah 2, maka diperlukan pengujian fluoresensi in situ hibridisasi (FISH) untuk menentukan apakah HER2 positif atau negatif. Teknik patologi ini untuk melihat gen yang mengkode HER2 dan melihat berapa banyak salinan yang ada.
Jika hasil uji FISH positif, maka HER2 positif. Jika FISH negatif, maka HER2 Low. Setelah klasifikasi selesai, tim medis Anda dapat merekomendasikan rencana pengobatan paling tepat untuk Anda.
Baca Juga: Ini Gejala Awal Kanker Payudara, Usia 35 Tahun Wajib Waspada!
Untuk pasien dengan penyakit yang baru didiagnosis dan belum menyebar, pengobatan standar adalah kemoterapi, terapi endokrin, atau imunoterapi.
Lihat Juga :