10 Bau di Rumah yang Menandakan Bahaya, Jangan Diabaikan

Senin, 15 Januari 2024 - 12:53 WIB

3. Bau Kamar Mandi Kotor



Jika rumah berbau seperti pabrik pengolahan limbah, ini menandakan kebocoran gas saluran pembuangan, yang mengandung komponen beracun dan berpotensi meledak seperti hidrogen sulfida. Ini dapat menyebabkan masalah mulai dari iritasi mata hingga ketidaksadaran dan metana yang dapat menguras oksigen yang menyebabkan sesak napas.

Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah kamar mandi yang jarang digunakan. Pipa-pipa di bawah pancuran atau wastafel dilengkapi perangkap berbentuk U, yang menampung sedikit air sehingga menghalangi kebocoran gas saluran pembuangan kembali ke dalam rumah. Jika kamar mandi tidak digunakan, air ini bisa menguap sehingga bau tidak sedap bisa masuk.

4. Bau Asap



Bau asap yang kuat dapat menyebabkan kepanikan, tetapi bau asap yang kecil dan sesekali dapat menimbulkan masalah besar. Jika Anda hanya menciumnya sesekali, seperti saat menggunakan lampu atau peralatan tertentu, bisa jadi itu adalah asap listrik di balik dinding atau di lampu langit-langi.

Hal ini sangat berbahaya. Hubungi pemadam kebakaran atau teknisi listrik segera.

5. Bau Amis



Mencium bau amis di rumah bisa menjadi tanda bahwa perlengkapan listrik, kemungkinan besar sebuah alat, di rumah Anda terlalu panas. Bau amis atau berbau tajam mungkin berarti plastik, karet, atau bahan lain di sekitar alat yang terkena dampaknya meleleh.

Jika Anda mengabaikannya terlalu lama, hal ini dapat menyebabkan kebakaran. Untuk mengidentifikasi sumbernya, gunakan sniffer untuk mencoba mengidentifikasi dari mana sumbernya. Jika berasal dari stop kontak atau saklar, sebaiknya matikan pemutus arus lalu hubungi ahlinya.

Baca Juga: 7 Tempat Paling Kotor di Dapur dan Cara Membersihkannya

6. Bau Anjing



Jika Anda mencium bau anjing yang perlu dimandikan, tetapi tidak memiliki anjing mungkin ada hewan pengerat, rakun, atau tupai di loteng. Yang sangat berbahaya bagi rakun, yang kotorannya mengandung telur cacing gelang yang menimbulkan risiko bagi manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!